Pusat Pelatihan Batik Keraton Kanoman Resmi Dibuka

Kompas.com - 18/10/2008, 07:11 WIB

 

CIREBON, JUMAT - Pusat Pelatihan Batik Keraton Kanoman Cirebon resmi dibuka, Jumat (17/10) tadi malam. Acara peluncuran pusat pelatihan yang diprakarsai oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui salah satu produknya, yakni kartu kredit BRI Platinum, dan Yayasan Nurani Budaya Indonesia tersebut dilakukan di Keraton Kanoman Cirebon, Jawa Barat.

Menurut Kepala Divisi Kartu Kredit BRI, Mohamad Helmi, pusat pelatihan batik Keraton Kanoman ini merupakan komitmen BRI untuk ikut melestarikan tradisi Batik Kanoman Cirebon. "Untuk mendukung kegiatan ini kami menyisihkan 0,2 % dari nilai transaksi setiap nasabah," ujarnya.

Pusat pelatihan ini dibuka karena kelangsungan tradisi batik Keraton Cirebon yang semakin memperihatinkan. Katura, seniman batik Cirebon dan sekaligus pengajar di pusat pelatihan batik Keraton Kanoman Cirebon mengungkapkan, pamor batik Keraton Cirebon semakin tenggelam jika dibandingkan batik pesisirannya. Oleh sebab itu, dengan adanya pusat pelatihan ini diharapkan pamor dan kelangsungan tradisi batik Keraton Cirebon dapat berlanjut.

Duta kartu kredit BRI Platinum, Christine Hakim, dalam kata sambutannya mengungkapkan kebanggannya ditunjuk sebagai duta BRI Platinum. Pasalnya, ia bisa terlibat langsung dalam usaha melestarikan tradisi budaya bangsa. "Bagi saya tidak ada yang lebih membanggakan selain bisa ikut dalam usaha melestarikan budaya bangsa Indonesia. Karena jika kita bisa menjaga seni dan budaya bangsa maka turut mempertahankan jati diri dan karakter bangsa," ujarnya.

Pusat pelatihan yang sudah berjalan kurang lebih satu bulan ini diikuti oleh 20 orang peserta. Mereka dilatih untuk membuat motif batik Keraton Cirebon seperti Mega Mendung, Taman Arum, Paksi Naga Liman, dan Taman Teratai. Siti Masitoh, peserta pelatihan mengungkapkan bahwa membatik membutuhkan kesabaran dan ketelatenan tersendiri. Ia mengaku belajar membatik dari nol sama sekali. "Tadinya cuma pengen tahu saja, tapi ternyata asik juga setelah mencoba," ujarnya.

Pada peluncuran pusat pelatihan ini Sultan Kanoman XII, Sultan Raja Muhammad Emirudin sebagai tuan rumah terlihat hadir. Ia menyambut baik dibukanya pusat pelatihan ini.

Laporan wartawan Kompas.com Kristianto Purnomo

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau