JAKARTA, SABTU- Tim Nasional (Timnas) Pengalihan Bisnis TNI akan menyerahkan draf hasil verifikasi atas unit bisnis yang dimiliki TNI kepada Presiden, akhir Oktober 2008 ini.
Menurut Anggota Timnas pengalihan aktivitas Bisnis TNI Silmy Karim, pihaknya telah menyelesaikan draft tersebut sekitar 99 persen. "Kita sudah selesai, tinggal diserahkan ke Presiden akhir bulan ini. Tapi kami akan rapat dulu dengan menteri-menteri," kata Silmy saat diskusi Reformasi dan bisnis TNI, di Jakarta, Sabtu (18/10).
Silmy mengatakan, Timnas telah melakukan verifikasi ke sejumlah bisnis TNI, antara lain 1.311 koperasi, 23 yayasan, dan 50 perusahaan dibawah yayasan. "Kami relatif cepat. Bulan Februari mulai dan efektif kerja Mei. Toh hasilnya maksimal," kata Silmy.
Nantinya, timnas akan merekomendasikan draft tersebut kepada presiden. Sedangkan eksekusinya dilakukan ke departmen terkait.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang