JAKARTA, SABTU - Makin bertambah daftar DPD Golkar yang mendukung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai calon presiden dalam Pemilu mendatang di dalam penyampaian pandangan umum daerah dalam Rapimnas Golkar di JCC, Sabtu (18/10). Setelah Sulawesi Tenggara, giliran DPD Golkar Maluku Utara yang secara terus terang menginginkan SBY diusung menjadi salah satu capres dari Golkar. "SBY dalam empat tahun ini sudah banyak memberikan perubahan signifikan. Tidak ada salahnya," ujar Ahmad.
Selain SBY, nama-nama lain yang diusulkan untuk menjadi capres Golkar adalah Jusuf Kalla, Akbar Tandjung, Sri Sultan Hamengku Buwono X, Ginandjar Kartasasmita, Aburizal Bakrie, Agung Laksono, dan Surya Paloh. "Saya juga bersedia diajukan (SBY) sebagai presiden," ujar Ketua DPD Golkar Malut Ahmad Hidayat Mus.
Meski mencalonkan SBY, Hasyim sempat mengungkapkan kekecewaannya terhadap pemerintahan SBY soal persengketaan politik dalam putaran pemilihan gubernur Maluku Utara. "SBY dalam setiap sambutannya dan kita tahu bahwa selalu kata-kata demokrasi yang dibicarakan namun sangat disayangkan presiden juga nyata-nyata membohongi Malut dengan melantik Thayib (rival Golkar yang diusung Demokrat)," ujar Ahmad.
Ahmad juga menyampaikan kekecewaan kader Golar di Maluku Utara terhadap DPP Golkar yang dinilai tidak serius mengawal proses penyelesaian sengketa politik itu. "Kami kecewa dengan DPP dalam mengawal Abdul Gafur untuk dilantik menjadi Gubernur Malut karena faktanya rakyat telah memilih dan dari beberapa proses hukum yang telah berjalan, KPU, DPRD juga memenangkan Abdul Gafur sebagai gubernur," demikian Ahmad.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang