Spalletti: Roma tak Konsisten

Kompas.com - 20/10/2008, 06:48 WIB

ROMA, SENIN - Pelatih AS Roma, Luciano Spalletti mengatakan, kekalahan timnya 0-4 dari Inter Milan bukan karena masalah kualitas. Konsentrasi dan konsistensi permainan Roma lebih bermasalah daripada soal mutu permainan.

"Sangat jelas, hasil pertandingan ini ditentukan kelengahan kami. Inter tahu betul bagaimana memanfaatkan kelengahan itu. Cukup menyakitkan. Kami memiliki banyak peluang, tapi gagal memanfaatkannya. Sementara, Inter dengan cermat memanfaatkan setiap peluang," jelasnya.

Zlatan Ibrahimovic membuka kemenangan Inter setelah lolos dari jebakan offside. Cincinho melakukan kesalahan, karena kurang kompak melakukan jebakan itu. Ibrahimovic akhirnya juga mencetak gol kedua, sebelum ditambah gol Dejan Stankovic dan Obina.

"Gol kedua juga berkat kesalahan kami. Kami kurang konsentrasi. Melawan tim sekelas Inter, minimnya konsentrasi dan konsistensi permainan bisa mendatangkan hukuman," jelas Spalletti.

"Jika ada yang membicarakan soal konsentrasi dan konsistensi, itulah yang kurang dari kami pada pertandingan itu. Inter sedang dalam bentuk permainan terbaik. Mereka mampu menguasai pertarungan. Mereka selalu bergerak mengejar bola dan bagus dalam melakukan serangan balik," pujinya.

Spalletti juga menjelaskan, permainan kedua tim sangat cepat dan ketat, "Ketika pertandingan berjalan ketat, kadang memang sulit memanfaatkan peluang menjadi gol. Hasil yang baik akan memengaruhi psikologi dan bisa mengantar terjadinya gol."

Tentang tampilnya kembali kapten tim Francesco Totti, setelah sebulan absen, menurutnya cukup bagus. "Totti melakukan permainan dengan baik. Tapi, tetap saja kami kurang konsisten dan solid," keluhnya.

Klub berjuluk I Gialorossi ini mengalami penurunan berarti dibanding prestasinya musim lalu. Pada musim 2007-08, Roma hanya kalah 4 kali sepanjang musim. Kini, dalam 7 pertandingan mereka sudah kalah 4 kali.

"Kami harus bisa belajar dari kekalahan dan mencoba mengatasi masalah. Selain itu, kami harus mampu tampil lebih baik. Kualitas permainan harus ditingkatkan. Tapi, isu utama di Roma sebenarnya masalah konsistensi," tegasnya. (CH4)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau