Jangan Rokok Serahkan 1.000 Kartu Dukungan

Kompas.com - 21/10/2008, 19:25 WIB

SURABAYA, SELASA - Jaringan Masyarakat Peduli Kawasan Tanpa Rokok (Jangan Rokok) menyerahkan sekitar 1.000 kartu dukungan dari warga Kota Surabaya untuk mendukung peraturan daerah (perda) kawasan tanpa rokok (KTR) dan kawasan terbatas merokok yang rencananya akan dibawa pada rapat Paripurna DPRD Surabaya, Rabu (22/10).
     
Koordinator Jangan Merokok, Sardiyoko, di Surabaya, Selasa, mengatakan kartu dukungan tersebut akan diserahkan langsung ke komisi dan fraksi di DPRD Surabaya.

"Ini adalah bukti bahwa banyak di antara warga Surabaya yang menginginkan perda ini ada," katanya di DPRD Surabaya.
     
Menurut dia, diharapkan dengan adanya upaya itu dewan segera mengesahkan Raperda KTR-KTM yang sudah satu tahun dibahas, namun hingga kini belum disahkan.
     
Kartu dukungan itu dikumpulkan aktivis Jangan Merokok dari semua lapisan masyarakat mulai dari ibu rumah tangga, mahasiswa, pegawai negeri sipil (PNS) pelajar dan santri.
     
Untuk memperkuat dukungan yang disampaikan masyarakat agar dewan segera mengesahkan raperda KTR, aktivis Jangan Merokok juga menyerahkan nama alamat dan nomor telepon dari responden yang mengirimkan kartu dukungan tersebut.

Banyaknya dukungan dari masyarakat itu, kata Sardiyoko, membuktikan warga Surabaya juga punya keinginan besar agar lingkungan di Surabaya bebas dari asap rokok yang merugikan masyarakat tersebut.

"Jika raperda ini masih molor pengesahannya, maka membuktikan kalau dewan tidak serius menyikapi pentingnya keberadaan perda KTR bagi kesehatan," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau