SEMARANG, SELASA - Terkait krisis keuangan global yang sedang mendera berbagai sektor usaha, tidak membuat pangsa pasar otomotif di Jawa Tengah terkena dampak. Managing Director Nasmoco Group, Fatrijanto mengemukakan, hal tersebut disebabkan daya beli masyarakat masih cenderung tinggi karena jenis usaha di Jateng tidak terpengaruh secara langsung terhadap krisis keuangan global.
Fatrijanto menyebutkan, penjualan mobil untuk segala jenis merek pada periode Januari-September 2008 di Jateng mencapai 26.244 unit. "Jumlah ini justru meningkat 48,1 persen dari tahun sebelumnya yang hanya 17.715 unit," kata Fatrijanto, di sela-sela kick off acara Toyota Eco Youth ke-4 di SMAN 1 Semarang, Selasa (21/10).
Hingga September 2008, Toyota sendiri mampu menjual 9.665 unit dan menargetkan 12.566 unit terjual pada akhir tahun. Namun, Fatrijanto mengakui, dampak krisis untuk pasar otomotif kemungkinan akan terasa pada tahun 2009. "Pasar mobil diperkirakan menurun 10 persen," ucapnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang