MANCHESTER, RABU - Manchester United menyempurnakan penampilan timnya pada paruh pertama fase grup Liga Champions dengan bermain tanpa kebobolan. Dalam duel ketiga melawan Celtic, Selasa (21/10), juara bertahan tersebut meraih kemenangan meyakinkan 3-0 berkat gol-gol Dimitar Berbatov dan Wayne Rooney.
Di bawah dukungan penonton di Old Trafford, MU yang tak diperkuat Rio Ferdinand sebetulnya tampil kurang greget. Alhasil, Celtic mampu memberi perlawanan di babak pertama. Pada menit ke-10, tendangan Aiden McGeady memaksa kiper Edwin van der Sar membuang bola ke belakang gawang. Selebihnya, kedua tim kesulitan menembus pertahanan lawan.
MU baru bernapas lega setelah Berbatov mencetak gol pertama pada menit ke-30. Sepak pojok yang dilayangkan Cristiano Ronaldo melayang ke arah John O'Shea. Bek kiri itu kemudian mencungkil bola kepada Berbatov yang langsung menggenjot bola ke gawang Artur Boruc. Tidak ada pemain lawan yang mengawalnya karena mengira Berba dalam posisi offside.
Di babak kedua, MU tak mengubah taktik permainan. Namun, mereka toh kembali menangguk kemenangan lewat gol kedua Berbatov pada menit ke-51. Kiper Artur Boruc hanya dapat menepis tendangan bebas Cristiano Ronaldo. Berba lagi-lagi lepas dari jebakan offside dan menyambut bola muntah dengan tendangan kaki kanan. Inilah gol keempatnya di Liga Champions.
The Red Devils sebetulnya berhasil mencetak gol ketiga dua menit berikutnya. Wayne Rooney menyambut umpan di sayap kanan dan berhasil melepas tembakan dari sudut sempit. Sayangnya, hakim garis sudah lebih dulu mengangkat bendera tanda offside, padahal kali ini justru posisinya berada di depan pemain lawan.
Pelatih Sir Alex Ferguson kemudian menarik Berbatov dan menggantinya dengan Carlos Tevez. Tiga menit kemduian, striker Argentina tersebut hampir membobol gawang Boruc tapi sang kiper masih dapat menepisnya di pojok gawang. Penjaga gawang Polandia ini kembali menepis tendangan keras Rooney pada menit ke-62 dan menghasilkan sepak pojok.
Rooney akhirnya mencetak gol pada menit ke-76 setelah mendapat operan bola dari Tevez. Dari luar kotak penalti, pemain yang selalu mencetak gol dalam empat laga MU ini melepas tembakan ke sudut kanan gawang Boruc yang terlambat mengantisipasi laju bola.
Setelah itu, Celtic mulai kehilangan semangat mencari gol. Hanya satu atau dua pemain yang bergerak sendirian di barisan depan sementara yang lain lebih banyak menunggu di lapangan tengah. "Setan Merah" yang mendominasi jalannya babak kedua pun mulai mengendurkan serangan.
Hasil ini menempatkan MU di puncak klasemen Grup E dengan nilai tujuh hasil sekali seri dan dua kali menang. Tempat kedua diduduki Villarreal yang pada pertandingan lain mengalahkan tamunya Aalborg BK dengan 6-3.
Susunan pemain:
Man. United: 1-Edwin Van der Sar; 22-John O'Shea, 15-Nemanja Vidic, 23-Jonathan Evans, 2-Gary Neville (6-Wes Brown 60); 17-Nani, 8-Anderson, 24-Darren Fletcher, 7-Cristiano Ronaldo (13-Park Ji-Sung 82); 10-Wayne Rooney, 9-Dimitar Berbatov (32-Carlos Tevez 60)
Celtic: 1-Artur Boruc; 3-Lee Naylor, 4-Stephen McManus, 22-Glenn Loovens, 12-Mark Wilson; 19-Barry Robson (13-Shaun Maloney 62), 8-Scott Brown, 25-Shunsuke Nakamura (11-Paul Hartley 62), 5-Gary Caldwell, 46-Aiden McGeady; 7-Scott McDonald