COLOMBO, RABU - Pasukan laut kelompok pemberontak Macan Tamil Eelam (LTTE), Rabu (22/10), membalas ofensif pasukan Pemerintah Sri Lanka dengan melancarkan serangan kamikaze ke kapal-kapal dagang di lepas pantai utara pulau tersebut.
Pejabat-pejabat pertahanan Sri Lanka menjelaskan, LTTE menabrakkan perahu motor berisi bom ke kapal MV Ruhuna dan MV Nimalawa, yang mengirimkan suplai ke Semenanjung Jaffna yang tengah dikepung.
Macan Tamil juga berperang di laut dengan mengerahkan unit- unit lautnya untuk mempertahankan pelabuhan Kankesanthurai di semenanjung tersebut. Setidaknya enam anggota pasukan elite bunuh diri, The Black Sea Tiger, tewas dalam serangan ke kedua kapal itu.
”Salah satu dari kapal dagang, MV Nimalawa, lumpuh, sedangkan yang lainnya rusak,” ungkap pejabat yang enggan disebut namanya itu. Dikatakan, misi pertolongan tengah dilakukan terhadap kedua kapal itu.
Kementerian Pertahanan menggambarkan serangan itu sebagai ”upaya pengecut lain para teroris untuk mencegah suplai kebutuhan pokok kepada warga sipil yang tinggal di wilayah yang terkena dampak perang”.
Unit laut LTTE, atau dikenal dengan sebutan ”Macan Laut”, pada masa lalu sering menyerang kapal-kapal barang lokal dan internasional yang berlayar dekat Semenanjung Jaffna.
Di darat, tentara Sri Lanka terus bergerak lebih dalam ke wilayah yang diduduki LTTE setelah berhasil menembus parit- parit perlindungan sepanjang 10 kilometer dan bergerak menuju Kilinochchi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang