Tiga Opsi Voting RUU Pilpres Disepakati

Kompas.com - 23/10/2008, 16:01 WIB

JAKARTA,KAMIS - Tiga opsi yang akan dibawa dalam voting terkait materi persentase dukungan parpol atau gabungan parpol untuk pencalonan presiden dan wapres jika mekanisme lobi tidak kunjung mencapai kata sepakat, akhirnya disepakati dalam Rapat Kerja Pansus RUU Pilpres dan pemerintah di Gedung DPR RI, Kamis (23/10).

Tiga opsi ini akan mengisi rumusan alternatif pasal 9 RUU Pilpres yang akan disahkan Rabu depan. Opsi pertama yang disepakati adalah angka 15 persen dari jumlah kursi DPR atau 20 persen dari suara sah nasional dalam Pemilu Anggota DPR sebelum pelaksanaan pemilu presiden dan wapres.

Hal ini mengakomodir pendapat pemerintah dan sejumlah partai kecil. Pemerintah, melalui Mensesneg Hatta Rajasa tadi menyerahkan keputusan kepada fraksi-fraksi asalkan pendapat pemerintah di angka 15 persen kursi dan 20 persen suara bisa diakomodir. "Pemerintah mengikuti keputusan fraksi-fraksi namun pemerintah berharap draft yang diajukan pemerintah masuk menjadi alternatif," ujar Hatta.

Opsi kedua yaitu angka 20 persen dari jumlah kursi DPR atau 20 persen dari suara sah nasional dalam Pemilu Anggota DPR sebelum pelaksanaan pemilu presiden dan wapres, sedangkan opsi ketiga adalah angka 20 persen dari jumlah kursi DPR dalam Pemilu Anggota DPR sebelum pelaksanaan pemilu presiden dan wapres.

Apakah sudah pasti voting menjadi agenda pengambilan keputusan mengenai materi persentase syarat dan materi rangkap jabatan? "Kita lihat saja, soal apakah tercapai mufakat atau voting kita lihat saja nanti," ujar Ketua Pansus RUU Pilpres Ferry Mursyidan Baldan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau