NEW YORK, KAMIS - Nilai saham di bursa Wall Street, New York terus mengalami penurunan setelah pemerintah AS melaporkan peningkatan jumlah pengangguran yang lebih tinggi dari dugaan semula. Kalangan investor memandang laporan tersebut sebagai bukti bahwa krisis keuangan berdampak serius terhadap ekonomi sehingga memaksa sejumlah perusahaan memberlakukan pemecatan tenaga kerja.
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Kamis (23/10) pemohon aplikasi tunjangan bagi pengangguran telah meningkat hingga 15.000 orang pekan lalu sehingga jumlah pengangguran dalam tahun ini telah mencapai 478.000 jiwa. Angka tersebut berada di atas dugaan beberapa analis sebesar 470.000 jiwa.
Jumlah angka pengangguran di atas 400.000 jiwa dianggap sebagai isyarat dari resesi. Setahun lalu, angka dari mereka yang mengajukan aplikasi tunjangan kehilangan pekerjaan itu masih berada pada 333.000.
Menjelang pembukaan transaksi di bursa Wall Street, indeks industrial Dow Jones turun 122 poin serta berada pada 8.435. Dow Jones telah merosot hampir 750 poin dalam 2 hari terakhir.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang