Frings Bela Ballack

Kompas.com - 24/10/2008, 00:42 WIB

BERLIN, JUMAT - Gelandang Werder Bremen, Torsten Frings, membela Michael Ballack atas kritikannya kepada pelatih nasional Joachim Loew. Menurutnya, sebagai kapten, Ballack berhak menyatakan pendapatnya.

Sebelumnya, Ballack memang mengkritik Loew karena kurang menghormati pemain senior. Dia meninggalkan Frings begitu saja dalam dua pertandingan terakhir kualifikasi Piala Dunia 2010, tanpa keterangan atau sikap yang hormat.

Karena kritik itu, Loew akan memanggil Ballack untuk dimintai keterangan. Sementara, Lothar Mattaeus mengatakan, tindakan Ballack yang mengkritik lewat media kurang sopan. Dia mengusulkan agar Loew menghukumnya. Namun, Frisngs membelanya.

"Michael Ballack punya hak untuk berbicara secara terbuka. Dia adalah kapten timnas dan dia memperhatikan sesuatu yang dia pandang tidak benar. Justru dia harus mampu menyampaikan pendapatnya. Jika Ballack tak bisa mengatakan sesuatu, maka tak ada orang lain yang bisa mengatakan pendapatnya," kata Frings.

Sementara itu, Michael Ballack menyambut baik rencana Loew memanggilnya. Dia malah menunggu untuk berdialog dengannya.

"Aku senang Loew ingin berdialog denganku. Aku malah sangat menantinya. Aku siap berbicara dengannya secara empat mata," jelas Ballack.

Hanya saja, lanjutnya, Loew mesti meminta izin kepada Chelsea untuk mengatur waktu. Sebab, bagaimanapun dia adalah pemain Chelsea yang terikat kontrak. (AP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau