JAKARTA, JUMAT - Investasi pihak asing di Surat Utang Negara (SUN) mengalami penurunan Rp 5 triliun dari posisi akhir September 2008, menyusul krisis keuangan yang mengguncang pasar uang dan saham dunia.
Dirjen Pengelolaan Utang Departemen Keuangan Rahmat Waluyanto di Jakarta, Kamis malam, mengatakan investasi asing di SUN saat ini mencapai sekitar Rp 97 triliun, atau sekitar 18,3 persen dari total nilai investasi dari penerbitan SUN. "Ada penurunan sekitar Rp5 triliun, tapi menurut saya hingga kini relatif masih wajar bila dilihat dari awal tahun ini," kata Rahmat.
Meski mengalami penurunan, nilai investasi asing di SUN per September tersebut, masih lebih tinggi ketimbang posisi Januari 2008, yang Rp 76 triliun. Menurutnya, sejumlah kebijakan pemerintah yang dikeluarkan untuk mengantisipasi imbas krisis keuangan global telah memberi kepercayaan kepada pelaku pasar keuangan di Indonesia, produsen maupun nasabah.
"Hal itu agar masyarakat faham, bagaimana pemerintah menghadapi krisis. Sekaligus menjamin likuiditas, terutama untuk perbankan," ungkap dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang