JAKARTA, JUMAT - Akhir pekan Bursa Efek Indonesia kembali kelabu, mengikuti merahnya bursa saham regional yang tenggelam di area negatif.
Indeks Harga Saham Gabungan Jumat (24/10) sore ditutup merosot 92,340 poin (6,91 persen) menjadi 1.244,864. Posisi tersebut merupakan level penutupan terendah lebih dari dua tahun terakhir ini.
Sementara indeks Kompas100 melorot 8,03 persen pada 293,085. Indeks LQ 45 jatuh 8,20 persen ke posisi 234,533. Serta Jakarta Islamic Index menyusut 7,85 persen menjadi 193,951.
Saham-saham sektor infrastruktur yang anjlok 9,33 persen masih memimpin pelemahan indeks. Diikuti sektor manufaktur, perkebunan, perbankan dan miscellaneous industry serta konsumer yang melorot lebih dari 7 persen.
Sebanyak 169 saham turun mendominasi perdagangan dibanding 16 saham naik dan 29 saham stagnan. Volume perdagangan mencapai 2,687 miliar saham dengan nilai Rp 1,514 triliun dari 32.979 kali transaksi.
Saham Astra International (ASII) dan Goodyear (GDYR) yang turun Rp 1.000 masinbg-masing ke Rp 9.000 dan Rp 11.000 memimpin pelemahan indeks dengan menjadi pemuncak pada top losser, kemudian diikuti Indo Tambangraya Megah (ITMG) turun Rp 900 ke Rp 8.100. HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 700 ke Rp 8.150. unilever (UNVR) melmeah Rp 650 ke Rp 7.250. Telkom (TLKM) turun Rp 650 ke Rp 5.900. Serta Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 600 ke Rp 5.650.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang