Indonesia-Turki Terbitkan Perangko Bersama

Kompas.com - 24/10/2008, 20:03 WIB

JAKARTA, JUMAT Ajang pameran Filaleli Internasional bertajuk Jakarta 2008, 22 nd Asian International Stamp Exhibition, di Mangga Dua Square, Jumat (24/10), semakin ramai pengunjung. Pada hari kedua kemarin, diluncurkan penerbitan perangko bersama Indonesia-Turki.

"Program penerbitan ini merupakan program menjalin kerjasama dan persahabatan dua negara melalui perangko," kata Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi Indonesia, Basuki Yusuf Iskandar. Penandatanganan joint stamp RI-Turki itu oleh Duta Besar Turki untuk Indonesia Aydin Evirgen dan Basuki Yusuf Iskandar, disaksikan Ketua Umum Persatuan Filatelis Indonesia R Soeyono.

Tema perangko yang diluncurkan diwakili lima obyek atau ikon yang terdiri dari unsur-unsur budaya, flora, dan fauna. Untuk Indonesia diwakili oleh Masjid Istiglal, Jembatan Barelang, Tari Saman, Flame of Irian, dan Flat Headed Cat (kucing berkepala rata dari Sumatera dan Kalimantan). Sedangkan dari Turki diwakili oleh Masjid Biru, Jembatan Bosporus, Tarian Darwis Berputar, Tulip Turki, dan Kucing van Turki.

Selain itu, kunjungan para peserta Jambore Pramuka ASEAN 2008, juga ditandai dengan prosesi penandatanganan Sampul Perangko Jambore ASEAN 2008.

Para pengunjung pameran banyak yang tertarik dengan koleksi salah satu booth yang khusus memberi label produk perangkonya dengan Amazing Stamp. Di stand ini, ditampilkan desain kumpulan-kumpulan perangko yang dibentuk bergambar calon presiden Amerika Serikat Barrack Obama dan Albert Einstein, yang dipajang dalam bingkai besar.

Kehadiran BMW milik mantan presiden RI Soeharto (alm), juga menarik perhatian pengunjung. Mobil BMW keluaran tahun 1981 itu ramai ditempeli perangko seri Soeharto oleh para pengunjung. "Memang sengaja kami menampilkannya dan kami beri nama attribute to Soeharto, mengingat besarnya kontribusi beliau dalam bidang perangko di Indonesia," ujar Ketua Umum PFI R Soeyono.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau