Madrid Lupakan Cristiano Ronaldo

Kompas.com - 25/10/2008, 00:06 WIB

MADRID, JUMAT - Real Madrid sudah menyerah dalam upayanya mengejar Cristiano Ronaldo dari Manchester United (MU). Bahkan, klub berjuluk Los Blancos itu akan melupakan mimpinya untuk mendapatkannya.

"Perburuan Ronaldo sudah kami lupakan. Tak hanya khusus Januari 2009 nanti, tapi mungkin selamanya kami tak akan memburunya lagi," aku Presiden Real Madrid, Ramon Calderon, Jumat (24/10).

"Hanya jika MU mau menjualnya, mungkin kami akan memikirkannya lagi. Tapi, masalah ini sudah selesai. Itu sudah menjadi bagian masa lalu," katanya.

Awal musim lalu, Ronaldo sendiri sangat ingin bergabung dengan Real Madrid. Dia beberapa kali menyampaikan hasyratnya tersebut. Madrid pun sangat menginginkannya. Tapi, MU tak mau menjual pemain yang musim lalu mencetak 42 gol tersebut.

"MU sudah memutuskan untuk tak akan menjual Ronaldo. Kami pun tak akan ngotot melakukan apa pun untuk melawan klub seperti MU. Pemainnya sendiri juga memutuskan tetap bertahan dan kami harus menerimanya," jelas Calderon.

Kepada La Gazzetta dello Sport, Jumat, Ronaldo mengatakan, "Bursa transfer musim panas sudah berlalu. Apa yang harus kukatakan telah aku katakan. Aku bersama MU dan ingin meraih sukses lagi bersama MU."

Calderon menambahkan, klubnya juga tak akan membeli pemain saat transfer window dibuka lagi pada Januari 2009 nanti. Namun, keputusan itu bukan lantaran adanya krisis keuangan global.

"Tak ada kepentingan membeli pemain lagi di bulan Januari dan kami kira Madrid belum butuh tambahan pemain. Ini bukan masalah uang, tapi sang pelatih berpikir sudah memiliki skuad yang kompetitif. Kami sudah punya 24 pemain berkualitas dan tak butuh tambahan," tegasnya. (AP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau