Ashraff-BCL Buka-bukaan

Kompas.com - 25/10/2008, 07:49 WIB

MENJELANG hari pernikahannya, 8 November mendatang, penyanyi Bunga Citra Lestari semakin deg-degan. Bukan karena dirinya bukan cinta pertama Ashraff, melainkan karena bahagia hari nan sakral itu segera tiba.

"Gue seperti semua orang, kalau mau menikah pasti deg-degan. Bukan karena takut mau menikah, tapi karena excited, saking bahagianya menghadapi sesuatu yang besar di depan sana," tutur artis yang dijuluki BCL ini saat jumpa pers di Club XXI, The Djakarta Theatre, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (24/10).

Mendekati hari pernikahan, Bunga dan Ashraff semakin mempersiapkan mental dan fisik. Seperti diberitakan, Bunga baru saja sembuh dari sakit. Dia sempat beberapa hari dirawat di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Menteng, karena keletihan.

Calon pengantin itu akan menggelar jumpa pers di Malaysia pada 28 Oktober. Salah satu hal yang akan disampaikan Ashraff kepada publik di negerinya itu adalah ia akan menetap di Indonesia, setelah menikah. Di Malaysia, Ashraff dikenal sebagai presenter, aktor, dan reporter sebuah stasiun televisi.

Semalam, di Club XXI, Bunga dan Ashraff Sinclair dinobatkan sebagai Brand Ambassador Pond's Flawless White. Kisah cinta pasangan itu dijadikan iklan mini seri (tiga episode) berjudul My Flawless Moment. Mini seri itu menceritakan pertemuan pertama Bunga dan Ashraff di Malaysia. Ketika itu, Ashraff yang bekerja sebagai presenter ditugaskan secara mendadak untuk mewawancarai Bunga.

"Saya punya partner cewek, namanya Sashi. Hari itu sebetulnya jadwal Sashi melakukan wawancara, tapi karena keluarganya ada yang sakit, saya diminta produser untuk menggantikan Sashi. Jadi, saya berutang kepada Sashi," kenang Ashraff.

Ketika itu, Ashraff sama sekali tidak mengenal Bunga Citra Lestari, termasuk karyanya. "Memang, love is first sight seeing. We're very lucky karena pertemuan pertama kita direkam stasiun televisi," lanjut Ashraff dalam logat Melayu. Ashraff mengakui pesona Bunga telah memikat hatinya. Saat wawancara itu, dia gugup dan sempat salah menyebut nama.

Pria berhidung mancung ini mengatakan, Bunga bukanlah pacar pertamanya. Sebelumnya, Ashraff sudah beberapa kali menjalani kisah cinta dengan perempuan. Namun, bagi Ashraff, Bunga sangat istimewa. "Tidak pernah saya mendapat perasaan yang sekomplet ini (setelah bertemu Bunga). Yang sebelum ini adalah preparation. Semua make sense, pelajaran-pelajaran untuk bertemu Bunga," ujarnya.

Bunga dan Ashraff belum lama menjalin hubungan, sekira setahun. Tetapi, Bunga mengaku cowok asal Malaysia itu adalah cinta sejatinya. "Cinta sejati enggak bisa diukur dengan waktu atau karena dia ganteng atau baik. Cinta sejati tak bisa dicari. Sejak pertama bertemu, rasanya sudah beda. Ini pertama saya menemukan cinta sejati. Insya Allah, ini yang terakhir," tuturnya. (yus) 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau