Agar Tak Kehilangan Semangat Bercinta

Kompas.com - 25/10/2008, 11:02 WIB

Hubungan seksual merupakan hal menyenangkan yang penting untuk mewarnai perkawinan. Karena itu menurunnya gairah bercinta jangan dibiarkan berlarut-larut. Lalu, apa yang harus dilakukan agar Anda dan suami selalu tak sabar menunggu datangnya malam?

Cukup Tidur
Untuk menjaga agar gairah bercinta tak mudah padam, Anda harus cukup tidur. Makin baik kualitas tidur Anda, makin besar pula kebutuhan tubuh akan hubungan seks. Hal itu diungkapkan oleh seks terapis Ian Kerner, Ph,D, penulis buku She Comes First: The Thinking Man's Guide to Pleasuring a Woman.

"Tidur sangat penting untuk menjaga agar perubahan hormon tetap normal. Ini adalah kunci untuk menjaga kesehatan seksual," katanya. Selain itu, kurang tidur akan membuat tubuh kelelahan. "Bila Anda bercinta dalam keadaan lelah, kemungkinan untuk orgasme pun mengecil," katanya. Jadi, tidurlah 8 jam setiap hari atau tidur lebih cepat 10 menit dari waktu tidur Anda sudah cukup untuk membuat tubuh tetap bugar.

Seks Kilat
Pasangan muda zaman sekarang disibukkan oleh berbagai hal. Tak heran bila saat malam tiba Anda dan pasangan pulang kerja dalam keadaan lelah. Tak punya energi dan waktu untuk melakukan ritual cinta nan romantis? Mengapa tak melakukan seks kilat?

Jangan sepelekan seks kilat karena sensasinya justru bertahan lama karena atmosfer yang menantang. "Saat timbul keinginan untuk melakukannya Anda sadar bahwa pasangan sangat menggairahkan," kata Pamela Madison dari Women's Sexuality Center, California. Selain itu seks kilat juga bisa menimbulkan rutinitas bercinta. Kenali titik-titik peka di sekitar organ intim Anda berdua dan lakukan stimulasi di zona tersebut agar acara bercinta makin "panas".

Komunikasi mesra
Jalin komunikasi yang mesra dengan pasangan setiap hari. Mengirim SMS dengan kata-kata menggoda atau berbicara di telepon bisa jadi awal untuk memiliki komunikasi yang intens dengan pasangan. Bila Anda memiliki komunikasi yang baik, bahkan Anda bisa mengirimkan sinyal ajakan bercinta hanya lewat pandangan mata. Komunikasi yang hangat dan terbuka juga sangat dibutuhkan saat acara bercinta. Jangan ragu untuk meminta si dia untuk menyentuh Anda di bagian-bagian yang sensitif.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau