Laporan wartawan Kompas Anthony Lee
SALATIGA, SABTU - Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Prabowo Subianto, Sabtu (25/10), pagi menemui sekitar 1.000 petani di Kota Salatiga, Jawa Tengah. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo yang juga menjadi calon presiden Partai Gerindra menjabarkan program pertanian, termasuk pengembangan proyek bioetanol dari pohon aren.
Prabowo sempat mengkritisi distribusi pupuk dan benih bersubsidi yang tidak berpihak pada petani. Pupuk bersubsidi yang merupakan produksi perusahaan negara, dan diberi subsidi, tetapi diperdagangkan. Dia meminta pembagian pupuk dilakukan melalui kelompok tani.
"Benih bersubsidi juga kami perjuangkan dan 100 persen gratis disahkan DPR awal tahun 2007, tetapi saat kami menanyakan kepada petani ada yang belum dapat. Kami sudah menyarakan pemerintah pusat langsung kirim dalam bentuk barang, bukan uang," katanya.
Prabowo juga mengutarakan persoalan energi nasional bisa diatasi dengan bioetanol dari pohon aren. Menurut dia, sudah ada penelitian dan uji coba yang menunjukkan potensi pohon aren sebagai bahan baku bioetanol. Dia memperkirakan dengan program 4 juta hektar pohon aren, akan memberi peluang pekerjaan hingga 24 juta orang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang