LIVERPOOL, SABTU - Pelatih Manchester United (MU), Sir Alex Ferguson, menyesalkan timnya gagal mengalahkan Everton, setelah sebelumnya sempat unggul 1-0. Selain itu, dia juga menyesalkan kepemimpinan wasit Alan Wiley yang tak melindungi pemainnya.
MU memang sempat unggul lebih dulu lewat gol Darren Fletcher menit ke-22. Namun, pertahanan MU melemah di babak kedua hingga Everton berhasil menyamakan kedudukan lewat Fellaini menit ke-63.
Soal hasil imbang itu, Ferguson mengakui akibat kesalahan para pemainnya sendiri. Para pemain kurang cermat menjaga pergerakan pemain Everton, selain saat menyerang kurang kreatif.
Kepada MUTV Ferguson mengatakan, "Kami harus menyalahkan diri sendiri karena gagal menang. Tapi, saya juga menyesal karena wasit tidak cukup melindungi pemain kami."
Pertandingan itu memang berjalan cukup keras. Beberapa pelanggaran sempat terjadi. Menurut Ferguson, ada beberapa pelanggaran pemain Evrton kepada pemain MU yang dibiarkan saja oleh wasit.
"Kami harus akui kehilangan dua poin. Tapi, wasit juga mengecewakan. Dia harusnya menjaga agar sepakbola tetap berlangsung sportif," keluhnya lagi.
Pada babak kedua, Ferguson terpaksa mengganti Wayne Rooney. Keputusan itu dilakukan bukan karena Rooney tampil buruk atau cedera, tapi lebih karena menjaga suasana. Sebab, Rooney sempat memprovokasi suporter Everton yang juga bekas klubnya, dengan mencium logo MU. Dia ingin memberikan pesan bahwa dia mencintai MU daripada Everton.
"Karena cara wasit memimpin pertandingan seperti itu, saya takut dia akan mengeluarkan Rooney karena tindakan seperti itu. Apalagi, saya tahu betapa suporter bereaksi ketika Rooney terkena kartu kuning," jelas Ferguson.
Karena hasil itu, MU kini berada di urutan kelima. MU masih tertinggal lima poin dari pimpinan klasemen Chelsea. Sementara, Everton kembali ke urutan 13 dengan nilai 9. (MUTV)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang