Fergie: Wasit tak Lindungi Kami

Kompas.com - 25/10/2008, 22:38 WIB

LIVERPOOL, SABTU - Pelatih Manchester United (MU), Sir Alex Ferguson, menyesalkan timnya gagal mengalahkan Everton, setelah sebelumnya sempat unggul 1-0. Selain itu, dia juga menyesalkan kepemimpinan wasit Alan Wiley yang tak melindungi pemainnya.

MU memang sempat unggul lebih dulu lewat gol Darren Fletcher menit ke-22. Namun, pertahanan MU melemah di babak kedua hingga Everton berhasil menyamakan kedudukan lewat Fellaini menit ke-63.

Soal hasil imbang itu, Ferguson mengakui akibat kesalahan para pemainnya sendiri. Para pemain kurang cermat menjaga pergerakan pemain Everton, selain saat menyerang kurang kreatif.

Kepada MUTV Ferguson mengatakan, "Kami harus menyalahkan diri sendiri karena gagal menang. Tapi, saya juga menyesal karena wasit tidak cukup melindungi pemain kami."

Pertandingan itu memang berjalan cukup keras. Beberapa pelanggaran sempat terjadi. Menurut Ferguson, ada beberapa pelanggaran pemain Evrton kepada pemain MU yang dibiarkan saja oleh wasit.

"Kami harus akui kehilangan dua poin. Tapi, wasit juga mengecewakan. Dia harusnya menjaga agar sepakbola tetap berlangsung sportif," keluhnya lagi.

Pada babak kedua, Ferguson terpaksa mengganti Wayne Rooney. Keputusan itu dilakukan bukan karena Rooney tampil buruk atau cedera, tapi lebih karena menjaga suasana. Sebab, Rooney sempat memprovokasi suporter Everton yang juga bekas klubnya, dengan mencium logo MU. Dia ingin memberikan pesan bahwa dia mencintai MU daripada Everton.

"Karena cara wasit memimpin pertandingan seperti itu, saya takut dia akan mengeluarkan Rooney karena tindakan seperti itu. Apalagi, saya tahu betapa suporter bereaksi ketika Rooney terkena kartu kuning," jelas Ferguson.

Karena hasil itu, MU kini berada di urutan kelima. MU masih tertinggal lima poin dari pimpinan klasemen Chelsea. Sementara, Everton kembali ke urutan 13 dengan nilai 9. (MUTV)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau