Ulah Nakal Palin Resahkan McCain

Kompas.com - 26/10/2008, 05:54 WIB

ALBUQUERQUE, MINGGU — Sembilan hari menjelang hari pemilihan, ketegangan antara cawapres Sarah Palin dan tim kampanye John McCain justru meningkat.

Sejumlah penasihat McCain kepada CNN, Minggu (26/10), mengaku, mereka kian frustrasi dengan tindakan Palin yang oleh salah satu orang kepercayaan McCain digambarkan sebagai "ulah nakal" Palin.

Sebaliknya, seorang pembantu Palin menyebut bosnya berusaha meredakan ketegangan itu. Palin menyebut isu itu hanya akan merusak hubungan baiknya dengan McCain.

Beberapa sumber di kubu McCain mengatakan, Palin tidak bisa dihubungi beberapa kali. Mereka kemudian menanyakan apakah tindakan itu disengaja. Namun, Palin menyebut itu hanya sikap waspada terhadap kemungkinan pesan-pesan yang masuk direkam.

Pendamping McCain yang juga Gubernur Alaska itu mengatakan, pesan yang direkam sering digunakan untuk menyerang kandidat lawan. Tim kampanye McCain juga kesal dengan tindakan Palin yang mengatakan kepada wartawan bahwa ia tidak sependapat dengan keputusan tim kampanye Republik membatalkan kampanye di Michigan.

Sumber lain mengatakan, Palin rupanya ingin tampil sebagai dirinya sendiri daripada anggota tim kampanye McCain. "Dia adalah diva. Dia menolak nasihat dari siapa pun". Dia tidak mempercayai siapa pun dari kami, keluarganya, atau siapa pun," kata penasihat McCain yang tentu tidak mau menyebutkan namanya. "Dia juga memerankan diri sebagai pemimpin masa depan partai. Ingat, diva hanya mempercayai dirinya sendiri," kata sumber itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau