ALBUQUERQUE, MINGGU — Sembilan hari menjelang hari pemilihan, ketegangan antara cawapres Sarah Palin dan tim kampanye John McCain justru meningkat.
Sejumlah penasihat McCain kepada CNN, Minggu (26/10), mengaku, mereka kian frustrasi dengan tindakan Palin yang oleh salah satu orang kepercayaan McCain digambarkan sebagai "ulah nakal" Palin.
Sebaliknya, seorang pembantu Palin menyebut bosnya berusaha meredakan ketegangan itu. Palin menyebut isu itu hanya akan merusak hubungan baiknya dengan McCain.
Beberapa sumber di kubu McCain mengatakan, Palin tidak bisa dihubungi beberapa kali. Mereka kemudian menanyakan apakah tindakan itu disengaja. Namun, Palin menyebut itu hanya sikap waspada terhadap kemungkinan pesan-pesan yang masuk direkam.
Pendamping McCain yang juga Gubernur Alaska itu mengatakan, pesan yang direkam sering digunakan untuk menyerang kandidat lawan. Tim kampanye McCain juga kesal dengan tindakan Palin yang mengatakan kepada wartawan bahwa ia tidak sependapat dengan keputusan tim kampanye Republik membatalkan kampanye di Michigan.
Sumber lain mengatakan, Palin rupanya ingin tampil sebagai dirinya sendiri daripada anggota tim kampanye McCain. "Dia adalah diva. Dia menolak nasihat dari siapa pun". Dia tidak mempercayai siapa pun dari kami, keluarganya, atau siapa pun," kata penasihat McCain yang tentu tidak mau menyebutkan namanya. "Dia juga memerankan diri sebagai pemimpin masa depan partai. Ingat, diva hanya mempercayai dirinya sendiri," kata sumber itu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang