Lebah Bisa Menghitung Hingga Angka 4

Kompas.com - 26/10/2008, 14:26 WIB

SYDNEY, MINGGU - Beberapa periset menemukan fakta bahwa lebah madu ternyata dapat menghitung hingga angka 4. Salah satu periset dari University of Queensland meletakkan 5 penanda angka di sebuah terowongan dan menempatkan nektar di salah satu penanda itu.

Menurut Radio Australian Broadcasting Corporation, lebah-lebah madu yang diletakkan di dalam terowongan itu kemudian bergerak menuju penanda dengan air bergula dan polen atau serbuk sari yang dihasilkan bunga tersebut. Lebah-lebah madu itu masih berkerumun di sekitar penanda angka saat nektar telah ditarik dari lokasinya.

"Lebah-lebah madu akan mengenal angka tiga jika mereka diperlihatkan dengan penanda angka tiga," kata periset Mandyam Srinivasan. "Apabila kita menunjukkan penanda angka 4, perhatian lebah- lebah tersebut akan tertuju ke angka tersebut. Namun, nampaknya kemampuan lebah-lebah itu berhitung hanya sampai angka 4. Lebah-lebah itu tak dapat menghitung hingga di atas angka 4," tambah Mandyam Srinivasan.

"Semakin kita mengamati lebah-lebah yang mempunyai otak sebesar biji wijen itu, semakin kita terkagum-kagum," ungkap Mandyam Srinivasan. Riset gabungan tersebut diadakan oleh Mandyam Srinivasan secara bersama dengan periset Swedia Marie Dacke

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau