Pilkada Mojokerto, Tingkat Pencoretan Kurang 1 Persen

Kompas.com - 26/10/2008, 19:46 WIB

MOJOKERTO, MINGGU - Prosentase pencoretan pemilik hak suara dalam Daftar Pemilih Tetap atau DPT pada pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Mojokerto pada Senin (27/10) ini dipastikan tidak sampai satu persen.

Ketua KPU Kota Mojokerto, Chusnun Amin, Minggu (26/10) memastikan, pencoretan nama di dalam DPT diperkirakan hanya mencapai empat orang pemilih di tiap kecamatan. Pencoretan dimungkinkan terjadi jika berdasarkan hasil pendatan termutakhir, nama calon pemilih yang ditetapkan pada DPT di bulan September lalu ternyata sudah tidak ada. "Jadi misalnya sudah meninggal, maka untuk menghindari kemungkinan terjadinya suara ganda, nama itu kita coret," ujar Chusnun.

Berdasarkan DPT, terdapat 88.003 warga Kota Mojokerto yang memiliki hak suara. Kota Mojokerto masing-masing terdiri atas delapan wilayah kelurahan atau desa di Kecamatan Magersari dan 10 wilayah kelurahan atau desa di Kecamatan Prajurit Kulon.

Pada seluruh wilayah itu terdapat 192 Tempat Pemungutan Suara atau TPS dengan rincian 187 TPS reguler dan lima TPS khusus , yang terdiri atas empat TPS di rumah sakit dan satu TPS di lembaga pemasyarakatan.  

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau