Momen Bahagia Pria Tergemuk di Dunia

Kompas.com - 27/10/2008, 16:18 WIB

MONTERREY, SENIN - Pria tergemuk di dunia, Manuel Uribe (43), secara resmi menikahi kekasih lamanya, Claudia Solis di Meksiko utara, Minggu (26/10) waktu setempat atau Senin (27/10) WIB. Manuel yang tak dapat beranjak dari tempat tidurnya selama 6 tahun terakhir mengenakan setelan pakaian pernikahan berwarna putih.

Uribe tak dapat menahan haru saat secara resmi dinyatakan sebagai suami dari Solis (38) dalam acara pernikahan yang dihadiri oleh lebih dari 400 tamu itu. Untuk mengikuti tradisi dansa tradisional bagi pasangan yang baru menikah, Uribe dan Solis menandainya dengan saling bergandeng tangan dan larut dalam alunan sebuah balada romantis.

"Ia tak menghentikan program dietnya," kata ibu Uribe, Orquedia. "Para dokternya ada di sini (di pernikahan) dan mengamati kondisi kesehatannya secara seksama."

Acara pernikahan Uribe yang dinyatakan tertutup bagi liputan media itu akan dimuat oleh bingkisan dokumenter Discovery Channel. "Saya mempunyai seorang istri dan akan membentuk keluarga baru serta kehidupan yang bahagia," kata Uribe ke beberapa wartawan sebelum melangsungkan pernikahannya itu.
    
Berat badan Uribe mencapai 560 kilogram sehingga ia tercatat di Guinness World Record sebagai pria tergemuk di dunia pada tahun 2006. Sejak saat itu berat badannya turun 250 kilogram berkat dukungan dari Solis yang ditemuinya 4 tahun lalu. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau