Mourinho Sudah Lama Incar MU

Kompas.com - 28/10/2008, 00:28 WIB

LONDON, SELASA - Pelatih Inter Milan, Jose Mourinho, sudah lama mengincar posisi pelatih Manchester United (MU). Bahkan, ketertarikannya kepada MU itu sudah dia ungkapkan ketika dia masih melatih Chelsea.

Mourinho baru sja dihubung-hubungkan akan melatih MU, setelah kontraknya dengan Inter habis. Sebab, pelatih Sir Alex Ferguson sudah berancang-ancang akan pensiun, setelah 24 tahun menangani MU. Mourinho sendiri belum lama menyatakan, dia akan kembali ke Premier League setelah bersama Inter.

MU kemudian segera membantah isu tersebut. Kemudian, sorang pejabat Chelsea yang tak mau disebutkan namanya mengaku tak heran atas isu tersebut. Sebab, katanya, Mourinho memang mencintai MU.

"Jose Mourinho sering tak bisa menyembunyikan rasa cintanya kepada MU. Faktanya, dia memang terobsesi melatih MU. Dia juga sering menyatakan ingin menangani klub terbesar di dunia," jelas pejabat Chelsea tersebut.

"Dia ingin menguji kemampuannya di Italia, setelah meninggalkan Stamford Bridge. Tapi, sekarang sudah jelas bahwa dia ingin kembali lagi ke Premier League," tambahnya.

Tak hanya Mourinho yang ingin melatih MU. Pelatih muda seperti Paul Ince (Blackburn), Roy Keane (Sunderland), dan Mark Hughes (Manchester City) pernah menyatakan, melatih MU merupakan pekerjaan yang ideal.

Hanya saja, untuk melatih MU harus menunggu Ferguson Lengser. Namun, tampaknya hal itu tak akan lama. Sebab, Ferguson sudah berumur 66 tahun dan dia sudah menyatakan tak ingin menjadi pelatih saat umurnya 70 tahun nanti.

"Saya tak ingin meniru Bobby Robson yang menjadi pelatih meski umurnya sudah 70 tahun. Itu hanya patokan untuk berhenti melatih. Hanya saja, sepakbola seperti candu yang sulit ditinggalkan," kata Ferguson. (NW)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau