SALATIGA, KOMPAS - Pesta Paduan Suara Gerejawi Mahasiswa Nasional X diharapkan mampu menciptakan harmoni antar-perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia. Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kemampuan mahasiswa Indonesia yang selama ini dinilai perusahaan masih kurang.
Demikian disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Fasli Jalal saat pembukaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Mahasiswa Nasional X di Stadion Kridanggo, Kota Salatiga, Jawa Tengah, Senin (27/10). Kegiatan tersebut akan berlangsung di Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga hingga 2 November mendatang.
”Harmoni ini tidak akan pernah berhenti untuk dicapai karena akan selalu muncul tantangan baru. Bayangkan, ada 4,3 juta mahasiswa di 2.857 perguruan tinggi dengan latar belakang yang berbeda-beda,” katanya.
Fasli Jalal mengatakan, dalam Pesparawi, harmoni ini dapat terlihat dari peserta yang berasal dari latar belakang yang beraneka ragam. Ada yang berasal dari perguruan tinggi negeri, ada yang swasta. Ada yang berasal dari perguruan tinggi kecil, ada yang raksasa. Bahkan mereka yang tampil menyanyi dalam Pesparawi juga ada yang beragama Islam, Hindu, dan Buddha.
Rektor UKSW Salatiga Prof Dr Kris Herawan Timotius berharap kegiatan ini bisa menjadi sarana mewujudkan kerukunan antarumat beragama.
Pesparawi X ini diikuti 39 perguruan tinggi negeri dan swasta dari sejumlah daerah, seperti Papua, Maluku, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, dan DKI Jakarta. Mereka akan bertanding dalam tiga kategori, yaitu Musica Sacra, Gospel, serta Folklore.(GAL)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang