JAKARTA, SELASA - Sepekan terakhir, harga sejumlah komoditi seperti mentega, terigu, dan susu mengalami penurunan antara Rp 2.000 sampai Rp 8.000 per bungkus dan per kilogram (kg) dari harga pada pascalebaran. Penurunan harga terbesar mencapai Rp 8.000 per kg terjadi pada produk minyak goreng. Sementara penurunan harga terkecil pada sebagian produk susu sebesar Rp 2.000 per bungkus.
Di sejumlah pusat perbelanjaan, toko kelontongan, dan warung di Jakarta dan Kota Tangerang, Senin dan Selasa (28/10) harga minyak goreng turun mencapai 50 persen.
"Harga minyak goreng turun sampai setengah dari harga pascalebaran," kata Amir, pedagang di Pasar Cileduk, Kota Tangerang. Harga minyak goreng curah turun dari Rp 12.000 per kg menjadi Rp 6.000 per kg. Sementara harga minyak goreng kemasan bermerk turun dari Rp 16.000 per kg menjadi Rp 8.000 per kg.
Harga terigu mengalami penurunan sebesar Rp 4.000-Rp 4.500 per kg. Jika sebelumnya harga komoditi ini mencapai Rp 10.000 per kg saat ini turun menjadi Rp 6.000 per kg. Harga terigu kemasan bermerek yang semula Rp 12.000 per kg turun menjadi Rp 7.500 per kg.
Harga susu ukuran 800 gram merek Dancow 1+ dan 3+ rasa madu turun dari Rp 55.000-Rp 56.000 per bungkus turun menjadi Rp 51.000- Rp 52.000 per bungkus. Harga susu ukuran 400 gr merek Frisian Flag rasa coklat turun dari Rp 24.000 per bungkus menjadi Rp 22.000 per bungkus.
Harga tinggi masih terjadi pada produk telur dan daging ayam. Harga telur mencapai Rp 15.000 - Rp 16.000 per kg dan harga daging ayam bervariasi antara Rp 25.000-Rp 30.000 per ekor.
Disambut gembira
Penurunan harga sejumlah komoditi ini disambut gembira pedagang kue basah dan kue kering, karena mereka menjual produk dengan menggunakan harga sewaktu harga sejumlah komoditi naik. Padahal, saat ini mereka membeli bahan baku untuk dagangan mereka dengan harga rendah.
"Ini baru pertama kali terjadi sejak lebih dari lima tahun saya berdagang," kata Nur, pedagang martabak. (PIN)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang