JAKARTA, KAMIS - Indosat tak memakai jaringan Qtel saat menggelar Haji Terpadu tahun ini. Meski, sekarang, 65 persen saham operator seluler itu dimiliki perusahaan telekomunikasi asal Qatar tersebut.
"Kami memaksimalisasikan jaringan existing kami yang sudah ada," kata Group Head Integrated Marketing Indosat Fuad Fachroeddin menjawab pertanyaan kompas.com, Kamis (30/10).
Fuad menerangkan, pihaknya memang sudah sejak lama memanfaatkan jaringan sendiri untuk memberi layanan program ibadah haji. Sebelum 2006, Indosat menggunakan program Indonesia Direct dengan telepon tetap. Penelepon dari Arab Saudi cukup menggunakan sistem collect call sehingga dirinya tak perlu membayar. "Yang membayar adalah pihak yang dipanggil yang berada di Indonesia," kata Fuad.
Tak hanya itu, lanjut Fuad, di Arab Saudi, Indosat menggandeng tiga jaringan setempat yakni Mobily, Aljawal, dan Zain untuk mempermudah layanan bagi jemaah haji Indonesia di negeri tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang