JAKARTA, RABU - Sampai akhir triwulan ketiga 2008 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. telah membukukan laba bersih Rp3,96 triliun. Laba ini naik 24,4 persen year on year ketimbang laba bersih hingga akhir September 2007 sebesar Rp3,18 triliun.
Peningkatan laba setelah pajak ini disebabkan oleh peningkatan di sejumlah sektor pendapatan, terutama peningkatan laba operasi. "Laba operasi tumbuh 20,9 persen menjadi Rp5,55 triliun pada September 2008," ujar Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Wayan Agus Mertayasa, saat memaparkan laporan keuangan triwulan III 2008 di Graha Mandiri, Kamis (30/10).
Selain itu, peningkatan laba bersih ini juga dipicu oleh perbaikan margin bunga bersih (net interest margin/NIM), fee based income, dan perbaikan kualitas aktiva produktif, khususnya kredit yang mendorong penurunan biaya Penyisihan Pencadangan Aktiva Produktif (PPAP).
NIM Bank Mandiri pada triwulan III 2008 ini naik 1,1 persen menjadi 5,46 persen. Sementara itu, fee based income naik 20, 5 persen menjadi Rp3,123 triliun hingga akhir September ini, sedangkan PPAP-nya turun dari Rp1,975 triliun pada triwulan III 2007 menjadi Rp1,799 triliun.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang