Mandala Tetap Optimistis

Kompas.com - 30/10/2008, 17:50 WIB

PADANG, KAMIS - Manajemen PT Mandala Airlines optimis krisis finansial yang kini sedang melanda dunia tidak akan berdampak signifikan terhadap perusahaan ini. Alasannya, Mandala jauh-jauh hari sudah mempersiapkan peremajaan armada. Sudah begitu, pelaksanaannya tetap konsisten sesuai rencana.
    
"Ke depan kompetisi bisnis penerbangan akan lebih ketat, tetapi bagi Mandala Airlines Inysa Allah dengan peremajaan armada yang tetap konsisten dijalankan sesuai rencana, tidak akan terpengaruh signifikan," kata Kepala Humas PT Mandala Airlines Trisia Megawati KD di Padang, Kamis (30/10).
    
Dia menjelaskan, meski Indigo Partners, salah satu di antara pemegang saham Mandala berada di Amerika Serikat (AS), tetap saja imbas krisis itu tidak signifikan. Pasalnya, investor lain ada di berbagai belahan dunia. Di antaranya di Eropa dan Asia.
  
    
Trisia memprediksi apabila ada maskapai yang kurang solid, mungkin maskapai itu perlu melakukan konsolidasi agar tetap eksis di bisnis penerbangan di tengah ketatnya persaingan. "Saya juga tidak tahu pasti bagaimana maskapai lain. Tetapi melihat ketatnya persaingan bisnis pada 2009 nanti, maskapai yang kuat yang bisa bertahan, jika krisis finansial terus berlanjut," katanya.
    
Namun, Mandala melalui peremajaan armada yang sudah dimulai sejak 2007 dengan menghentikan penggunaan semua pesawat jenis B737-200 dan menggantinya dengan armada Airbus A320 dan A319, bertekad menjadi maskapai penerbangan di Indonesia yang selalu memberikan pilihan kepada penumpang.
    
Selain itu, kata dia, Mandala sudah memesan 30 pesawat jenis airbus baru pada 2007 senilai 1,8 miliar dollar AS yang dikelola jajaran manajemen di bawah pimpinan mantan pejabat senior Ryanair, Warwick Brady.
    
"Dengan armada Airbus, penumpang akan lebih aman dan nyaman karena lapang dan target lima juta penumpang hingga akhir 2008 optimis bisa tercapai," katanya.
    

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau