MAGELANG, JUMAT - Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso berharap koperasi dapat dipertahankan menjadi sektor usaha milik TNI. Sebab, dalam kesehariannya, koperasi menjadi lembaga yang sangat dibutuhkan untuk mendukung kesejahteraan para tentara.
"Bagi tentara yang bertugas di daerah-daerah terpencil, koperasi bahkan menjadi lembaga yang dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari," kata Djoko, saat ditemui usai upacara wisuda prajurit taruna Akademi TNI 2008 di Akademi Militer Magelang, Jumat (31/10).
Menurut Panglima TNI, dalam kehidupan para tentara, koperasi sangat berperan penting sebagai penyuplai kebutuhan sembilan bahan pokok dan menyediakan jasa simpan pinjam uang. "Dua fungsi penting inilah yang sangat dibutuhkan oleh para tentara di tengah keterbatasan keuangan dan masih minimnya gaji yang mereka terima," katanya.
Selain itu, Djoko menerangkan, menurut undang-undang tentang koperasi, koperasi menjadi soko guru bangsa dan berhak didirikan oleh seluruh rakyat Indonesia. "Mengacu pada undang-undang tersebut, maka kami pun berhak untuk tetap memiliki koperasi dan mengelolanya secara mandiri," katanya.
Panglima TNI mempersilakan pemerintah untuk mengambil alih seluruh bisnis TNI selain koperasi. TNI, sebagai pihak yang tidak memegang inisiatif, menurut dia, menyatakan sanggup untuk mematuhi semua ketentuan yang digariskan oleh pemerintah.
"Saat ini, kita tinggal menunggu kebijakan pemerintah dituangkan dalam bentuk peraturan atau keputusan presiden. Namun, apa pun bentuknya, kami siap untuk mematuhinya," katanya.
Seperti sempat diberitakan sebelumnya, Tim Pelaksana Tim Pengambilalihan Bisnis atau Timnas PAB TNI akan menyerahkan sejumlah rekomendasi mereka terkait langkah pengambilalihan seluruh bisnis TNI ke Tim Pengawas dan Pengarah. Setelah itu, rekomendasi tersebut akan diajukan oleh Tim Pengawas dan Pengarah kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui Sekretariat Kabinet dan Kementerian Sekretariat Negara, untuk dibuat peraturan presidennya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang