Markis/Hendra Lolos, Maria Kristin Kandas

Kompas.com - 01/11/2008, 05:36 WIB

PARIS, JUMAT - Unggulan pertama Markis Kido/Hendra Setiawan lolos ke semifinal Perancis Open Super Series. Namun, Maria Kristin tersingkir setelah dikalahkan oleh petenis China, Lu Lan.

Dalam pertandingan di Baron Pierre de Coubertin Stadium, Paris, Jumat (31/10), tersebut pasangan putra utama Indonesia itu menyingkirkan unggulan kelima dari Malaysia, Moh Zxakry Abdul Latif/Moh Fairuzizuan Moh Tazari dalam dua game 21-19, 21-16. Markis/Hendra menang dalam 27 menit.

Pasangan Negeri Jiran tersebut gagal mengambil revans atas kekalahan mereka di Denmark Open Super Series, pekan lalu. Waktu itu, Markis/Hendra juga menyingkirkan Moh Zakry/Moh Fairuzizuan di babak perempat final.

Di babak semifinal, Sabtu (1/11), peraih medali emas Olimpiade Beijing tersebut akan ditantang pasangan lain dari Malaysia, Koo Kien Keat/ Tan Boon Heong. Unggulan ketiga ini maju ke semifinal dengan menyingkirkan unggulan delapan dari Indonesia, Yonatan Suryatama Dasuki/Rian Sukmawan.

Sayangnya, keberhasilan Markis/Hendra tidak diikuti tunggal putri, Maria Kristin Yulianti. Peraih medali perunggu Olimpiade Beijing ini menyerah dari lawannya di Beijing, Lu Lan. Maria Kristin kalah 21-16, 10-21, 19-21 dalam 53 menit.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau