Pangeran Charles Disambut "Red Carpet" di Halim

Kompas.com - 01/11/2008, 15:43 WIB

JAKARTA, SABTU — Penerus takhta Kerajaan Inggris, Pangeran Charles Philip Arthur George (60), tiba di Sasana Manggala Praja Bandar Udara Halim Perdana Kusuma, Sabtu (1/11) tepat pukul 15.20.

Pangeran Charles yang menggunakan pesawat kerajaan, British Air Force jenis Airbus 319, didampingi oleh sejumlah staf serta delapan wartawan dan fotografer kerajaan, termasuk fotografer dari Getty Images, Nunn Syndicated Limited, dan The Sun Newspaper.

Sementara itu, Putri Camilia absen dalam kunjungan kali ini karena telah memiliki agenda lain. Alumni Universitas Cambridge itu disambut dengan upacara jajar kehormatan oleh 20 anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan diterima oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Direktur Protokoler Departemen Luar Negeri Harry Kandu, dan Duta Besar Inggris untuk Indonesia Martin Hatfull, beserta jajarannya.

Selama lima hari kunjungan tersebut, Pangeran Charles yang siang ini mengenakan setelan jas coklat akan mengunjungi Hutan Hujan Harapan di Jambi, Minggu (2/11), menghadiri dialog antarkeyakinan, Senin, serta bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Merdeka, Senin dan Sri Sultan Hamengkubuwono X di Keraton Yogyakarta Hadiningrat, Selasa.

Menurut Hatfull, Putra Mahkota memang sangat dikenal sebagai sosok yang memerangi masalah perubahan iklim. Kunjungan ayah dari Pangeran William dan Pangeran Hari ini merupakan kali kedua setelah sebelumnya mengunjungi Indonesia pada 1989 bersama mendiang istrinya, Putri Diana.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau