Persijap Siap Jinakkan Macan Kamayoran

Kompas.com - 01/11/2008, 19:07 WIB

JAKARTA, SABTU - Para pemain Persijap Jepara, Sabtu (1/11) sore ini, menjajal rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, sebagai persiapan mereka menghadapi tuan rumah Persija Jakarta pada lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2008, Minggu (2/11). Pada pertandingan itu, Persijap bertekad menjinakkan Tim Macan Kemayoran.

Mereka berlatih di bawah arahan pelatih Junaedi. Partai Persija versus Persijap itu sebenarnya merupakan laga pada awal-awal musim yang tertunda akibat tiadanya izin kepolisian bagi Persija saat itu.

Sebelum memimpin latihan, pelatih Junaedi memaparkan rencana dan strategi tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu dalam menjinakkan tim tuan rumah. "Saya akan menggunakan strategi dan cara bermain yang berbeda dari laga-laga sebelumnya, termasuk saat melawan Persib. Sistem permainan kami mungkin sama, tetapi pemain yang turun menjadi starter akan berbeda, sesuai gaya permainan yang ingin kami peragakan," papar Junaedi.

"Pemain kami merata dan tidak ada yang menonjol di antara lainnya. Ini memudahkan kami dalam menentukan starter," lanjutnya.

Persijap baru saja menahan Persib Bandung 0-0 di Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis lalu. Namun, pada laga besok mereka kehilangan gelandang Aji Nurpijal akibat akumulasi kartu kuning. Junaedi mengatakan, pihaknya mewaspadai tren positif Persija yang selalu menjadi momok tim-tim tamu dengan skor kemenangan besar. Kamis lalu, Persija melibas Persita Tangerang 4-0 tanpa balas.

"Dari segi materi dan kualitas pemain, mereka jelas lebih unggul. Melawan mereka sama halnya seperti bertempur menghadapi senjata dengan bambu runcing," ujarnya.

"Tapi, kami sudah siap segalanya. Menang, kalah, atau seri, itu soal lain dan kami juga siap menerimanya. Menang, kalah, atau seri itu hal biasa dalam sepakbola," lanjut Junaedi.

Ia melihat Persija sebagai tim yang unggul dalam permainan individu dan kerja sama tim. Dari kelebihan yang dimiliki Persija, Junaedi menyatakan akan ekstrawaspada kepada trio ABG (Aliyudin, Bambang Pamungkas, dan Greg Nwokolo).

"Terutama Nwokolo yang gampang melewati dua-tiga pemain. Kami harus menyiapkan cara menangkalnya. Trisula mereka berbahaya," katanya.

Di papan klasemen, Persija berada di peringkat tiga dengan 32 poin. Persijap di peringkat enam dengan nilai 29. Partai melawan Persijap merupakan partai terakhir Persija di putaran pertama. Tidak seperti partai kandang Persija yang biasanya digelar malam hari, partai lawan Persijap itu dijadwalkan kickoff pukul 15.30 WIB. (SAM)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau