JAKARTA, MINGGU - Ketua Umum DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Wiranto mengakui dirinya merupakan pemimpin lama , namun dengan semangat baru. "Saya pemimpin lama dengan semangat baru, stok lama tetapi semangat baru yang berpihak pada rakyat," kata Wiranto saat berpidato pada deklarasi Gerakan Nasional Relawan Pusat Operasi Penggalangan dan Sosialisasi (POS) Wiranto di Jakarta, Minggu (2/11).
Mantan Menko Polkam itu menyatakan bahwa hatinya nuraninya bersumpah untuk membela rakyat. "Hatinya terpanggil bila rakyat membutuhkan," kata mantan Panglima TNI itu. Wiranto mengatakan pemimpin mendatang memang harus mengedepankan hati nurani rakyat.
Ia menegaskan bahwa rakyat ingin perubahan agar hidup lebih adil dan sejahtera serta mampu mewujudkan bangsa yang mandiri. Mantan Menteri Hankam itu menyatakan bahwa dia belum secara resmi mendeklarasikan diri sebagai calon presiden mendatang karena saat ini sedang fokus untuk memenangkan Pemilu Legislatif 9 April 2009.
Mengenai banyaknya permintaan rakyat kepada dirinya untuk menjadi presiden mendatang, Wiranto mengatakan tak dapat memungkiri hal itu dan ia menganggap permintaan itu sebagai aspirasi rakyat yang menginginkan perubahan di negeri ini. "Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi saya akan menyampaikan deklarasi," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang