Takut Kena Sanksi PSSI, Persebaya Batal Mundur dari Copa

Kompas.com - 02/11/2008, 17:40 WIB

SURABAYA, MINGGU - Juara dua kali Liga Indonesia, Persebaya Surabaya, membatalkan rencana mundur dari ajang Copa Indonesia musim 2008/2009. Tim "Bajul Ijo" itu takut mendapat sanksi dari PSSI.

Keputusan untuk ikut turnamen yang dijadwalkan mulai berlangsung pada 5 Nopember mendatang itu diambil setelah manajemen adakan rapat dengan jajaran pengurus. Hal tersebut disampaikan ketua umum Persebaya, Saleh Ismail Mukadar, Minggu (2/11).

"Terus terang, adanya ancaman dari PSSI membuat saya harus berpikir ulang. Apa artinya juara divisi utama, jika kemudian Persebaya tidak bisa ikut Liga Super musim depan," Saleh.

Sebelumnya, Saleh menegaskan bahwa Persebaya mundur dari Copa Dji Sam Soe karena sedang krisis keuangan. Keputusan ini sempat disesalkan pelatih dan pemain serta suporter Persebaya.

Selain Persebaya, sejumlah tim divisi utama dan Liga Super dikabarkan juga mengundurkan diri karena alasan yang sama.

Banyaknya klub yang ingin mundur, membuat PSSI gerah. Direktur Kompetisi Badan Liga Indonesia (BLI), Joko Driyono, menegaskan bahwa klub yang mundur dari Copa Indonesia akan mendapat sanksi tegas.

Selain tidak bisa ikut Copa Indonesia musim berikutnya, BLI juga akan mencabut lisensi profesional klub tersebut. Dengan demikian, klub bersangkutan tidak bisa tampil di kompetisi Liga Super.

"Saya diberi amanat menjadi ketua umum disertai beban tanggung jawab mengembalikan kejayaan Persebaya. Jalannya, tahun depan Persebaya harus ikut Liga Super. Karena itu, dengan sangat terpaksa saya menyatakan Persebaya harus ikut Copa Indonesia," kata Saleh.

Kesediaan Persebaya tampil di turnamen yang menyediakan hadiah utama Rp 2 miliar itu, disambut suka cita pelatih, pemain dan suporter.

Persebaya yang berada di Zona IV, akan menjalani pertandingan perdana melawan tim tetangga Gresik United pada pekan depan. Saleh juga menjanjikan, jika Persebaya bisa tampil sebagai juara Copa Indonesia, maka 50 persen dari hadiah akan dibagikan kepada tim.

"Kami sepakat memberikan 50 persen dari hadiah uang untuk semua pemain dan sisanya untuk dana cadangan mengikuti kompetisi reguler," tambahnya.

Pelatih Persebaya, Freddy Muli, menyambut gembira keputusan manajemen yang membatalkan mundur dari Copa Indonesia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau