SAPPORO, MINGGU - Pereli Sebastien Loeb, Minggu (2/11), di Jepang, mengukir sejarah baru setelah menggondol gelar juara dunia reli kelima kalinya. Tidak ada satu pun orang yang sebelumnya mampu melakukan hal tersebut.
Hebatnya lagi, Loeb, pereli Citroen, meraih gelar juara dunia kelima kalinya itu secara berturut-turut. Tommi Makinen serta Juha Kankkunen (keduanya berasal dari Finlandia) adalah dua pereli yang tercatat mengantongi empat gelar juara dunia. Makinen meraihnya berturut-turut pada 1996-1999, sedangkan Kankkunen meraihnya pada 1986, 1987, 1991, dan 1993.
Loeb yang berasal dari Perancis memastikan diri sebagai juara dunia reli setelah menempati urutan ketiga pada Reli Jepang. Urutan pertama lomba yang digelar sejak Jumat (31/11) itu dihuni rival utama Loeb, Mikko Hirvonen dari Ford. Rekan satu tim Hirvonen, Jari-Matti Latvala, menempati posisi ketiga.
"Ini sungguh luar biasa. Saya merasa lega sekarang. Tahun lalu Daniel dan saya menyamai rekor lama dengan merebut gelar juara dunia keempat kalinya. Denga n menjadi satu-satunya pasangan yang lima kali meraih gelar juara dunia reli, kami sungguh merasa bahagia," ujar Loeb yang didampingi navigator Daniel Elena.
Sebelum laga Reli Jepang yang merupakan seri ke-14 dari 15 seri Kejuaraan Reli Dunia (WRC) 2008, Loeb menyatakan hasratnya mengunci gelar juara dunia di negeri itu. Setelah keinginannya terwujud, Loeb dapat tampil agresif penuh risiko pada seri terakhir di Wales, Inggris, guna meraih kemenangan ke-11 pada musim ini sehingga memecahkan rekor atas namanya sendiri.
Hirvonen memenangi Reli Jepang dengan total waktu tempuh 3 jam 25 menit 3 detik. Latvala yang berada di posisi kedua ketinggalan 31,1 detik Menerapkan strategi seaman mungkin, Loeb berada di posisi ketiga dengan total waktu tempuh lebih lamba t 2 menit 30,6 detik.
Hasrat Loeb mengunci gelar juara dunia terlihat sulit terwujud setelah pada pertengahan laga hari pertama, Jumat, ia gagal masuk tiga besar. Hirvonen dan Latvala menempati posisi pertama dan kedua, sedangkan urutan ketiga dihuni Francois Duval (tim Stobart Ford).
Namun, Duval mengalami kecelakaan pada special stage 6. Navigatornya, Patrick Pivato, mengalami cedera parah. Akibat kecelakaan ini, hampir semua SS pada Jumat siang dibatalkan.
Pada kategori P-WRC (production car), Reli Jepang dimenangi Juho Hanninen (Finlandia, Mitsubishi) dengan total waktu tempuh 3 jam 43 menit 30,4 detik. Pereli Indonesia, Subhan Aksa, yang memakai Mitsubishi, menempati urutan ke-11 dari 12 pereli P-WRC. Total waktu tempuhnya lebih lambat 51 menit 20,5 detik dari Hanninen.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang