JAKARTA, SENIN - Meski merger dengan nama baru CIMB Niaga resmi berlaku pada Sabtu (1/11), integrasi penuh antara Bank CIMB Niaga dengan Bank Lippo baru rampung paling cepat kuartal ketiga 2009. Perubahan seluruh kantor cabang pun baru kelar di masa tersebut.
Presiden Direktur Bank CIMB Niaga Arwin Rasyid mengemukakan hal itu pada peluncuran logo baru, Senin (3/11). "Prioritas kami adalah menyukseskan integrasi hingga tahun depan. Soalnya, merger ini bukan cuma merger sistem. Tetapi juga, ini merger dua budaya yang berbeda," kata Aswin Rasyid.
Pada masa transisi ini, para nsabah kedua bank tersebut tetap dapat melakukan transaksi seperti biasanya. Namun demikian, dalam waktu depat, nasabah bisa menikmati kemudahan terkait tidak adanya lagi biaya antarbank untuk penarikan tunai di anjungan tunai mandiri (ATM) CIMB Niaga dan Lippo Bank.
Lalu, CIMB Niaga akan mengeluarkan kartu kredit bersistem Chip EMV (Europay, Mastercard, and Visa Chip Card) di sejumlah Bank CIMP Niaga branded spaces atau gerai pelayanan khusus.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang