JAKARTA, SELASA - Rumah yang pernah ditempati oleh salah satu calon presiden AS, Barrack Obama di kawasan Taman Amir Hamzah, Jakarta Pusat sedang berduka. Sang pemilik Tata Aboe Bakar Soerono meninggal dunia dalam usia 78 tahun.
Almarhum yang merupakan purnawirawan Angkatan Laut dengan pangkat terakhir Laksamana Pertama meninggalkan seorang istri dan lima anak, dua perempuan dan tiga laki-laki.
Menurut Sandra, anak keempat almarhum, sekitar pukul 01.30 ayahnya mengeluh sakit di lambung. "Saat dibawa ke Rumah Sakit St Corolus, bapak sudah tidak ada," tutur Sandra.
Almarhum dimakamkan di TPU Tanah Kusir usai Ashar. Ini sesuai dengan permintaan beliau yang sebelumnya sudah berwasiat untuk dimakamkan secara bertumpuk dengan ibundanya. "Saya sudah lihat wasiatnya, beliau ingin dimakamkan bersama ibundanya," ujar Santoso, salah satu menantu almarhum.
Proses pemakaman dilakukan secara militer. Puluhan prajurit dengan seragam putih-putih lengkap dengan senjata api tampak berbaris mengikuti proses pelepasan jenazah. Sekitar pukul 14.15 iring-iringan jenazah mulai meninggalkan rumah duka menuju ke peristirahatan terakhir Pak Tata.
Seperti diberitakan, selama tiga tahun, pada awal tahun 1970-an, calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Barack Obama, pernah tinggal di kawasan Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan. Keluarga Obama kecil yang disapa Barry kemudian pindah ke sebuah rumah paviliun di Jalan Taman Amir Hamzah No 22, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.
Di Taman Amir Hamzah Obama bersama keluarga tinggal selama kurang lebih satu tahun. Obama juga sempat bersekolah di SDN Menteng 01 antara tahun 1969 dan 1970, yaitu kelas III dan IV. Pada awal tahun 1971 Obama bersama keluarga akhirnya hijrah kembali ke Hawai.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang