JAKARTA, RABU - Suspensi perdagangan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang sedianya bakal dicabut pada sesi I perdagangan hari Rabu (5/11), akhirnya urung dilaksanakan karena Pemerintah langsung mengintervensi dengan meminta Bursa Efek Indonesia (BEI) agar tetap melakukan suspensi perdagangan saham BUMI sampai pengumuman lebih lanjut.
"Mengingat adanya permintaan dari pemerintah, maka bursa memutuskan untuk menunda pembukaan suspensi perdagangan saham BUMI hingga penguman lebih lanjut," kata Kadiv perdagangan saham BEI, Supandi dalam laporan keterbukaan informasi di Jakarta, Rabu (5/11).
Sebelumnya, BEI telah mengumumkan akan mencabut suspensi perdagangan saham BUMI. Namun secara tiba-tiba BEI mengeluarkan lagi pengumuman yang intinya membatalkan pencabutan suspensi tersebut.
Dalam pengumuman BEI tersebut tidak dijelaskan alasan permintaan pemerintah untuk menunda pencabutan suspensi. Namun dari rumor yang beredar di pasar, jika suspensi perdagangan saham BUMI dibuka, maka akan terjadi tekananan jual yang sangat tinggi sehingga dikhawatirkan akan menenggelamkan lagi harga saham keluarga Bakrie itu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang