Pelaku Penyelewengan Pupuk Bersubsidi Akan Ditindak Tegas

Kompas.com - 05/11/2008, 16:32 WIB

SEMARANG, RABU - Pelaku yang terbukti menyelewengkan pupuk bersubsidi akan ditindak tegas. Tindakan tegas ini sudah dimulai oleh pemerintah Kabupaten Demak, Jawa Tengah lewat Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3).

Sebagai langkah awal tindakan tegas tersebut, KP3 yang diketuai oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Demak, Wibowo, memulai dengan inspeksi mendadak atau sidak ke pengecer pupuk bersubsidi di Demak, Rabu (5/11). Sidak tersebut dilakukan terkait banyaknya keluhan petani atas kelangkaan pupuk bersubsidi yang dijual di atas harga eceran tertinggi (HET).

Dari sidak tersebut, didapat satu pengecer tidak resmi yang turut menjual pupuk bersubsidi. Toko bernama UD Tini Jaya yang seharusnya menjual kayu kalimantan ternyata juga menjual berbagai kebutuhan pertanian, termasuk pupuk bersubsidi.

Penjaga toko, Ana (21) menyebutkan, satu zak(50 kilogram) pupuk urea dijual seharga Rp 140.000, padahal seharusnya HET-nya Rp 60.000. Pupuk ZA yang HET-nya Rp 52.500 per zak, dijual seharga Rp 98.000.

Ketika ditanya penyidik dari kepolisian, pemilik UD Tini Jaya Sobirin (44) menjelaskan pupuk bersubsidi yang dijualnya berasal dari Klaten. "Saya sudah lama mengajukan untuk menjadi distributor pupuk bersubsidi, tetapi tidak ada tindak lanjutnya. Karena itu saya terpaksa menggunakan jalur ilegal," katanya.

Untuk itu, Sobirin akan dimintai keterangan lebih lanjut terkait pasokan pupuk bersubsidi yang didapatnya. Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Demak Ajun Komisaris Polisi Guntur Saputro menyebutkan penyelewengan tersebut termasuk dalam kejahatan ekonomi. "Kami akan selidiki lebih lanjut kasusnya seperti apa, termasuk segala pihak yang terlibat," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau