Tahun 2009, Uji Coba Parkir Sistem Voucher

Kompas.com - 06/11/2008, 18:41 WIB

JAKARTA, KAMIS - Meski proyek serupa pernah gagal lima tahun lalu, namun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali akan menerapkan kartu parkir elektronik untuk parkir di pinggir jalan atau on street di Jalan Agus Salim, Jakarta Pusat. Sejauh ini memang belum ada sistem perparkiran baku yang bisa menuntaskan menggenjot pendapatan daerah dari sektor ini. Namun, uji coba proyek dengan sistem voucer yang diusulkan senilai Rp 950 juta ini direncanakan dimulai tahun 2009.

"Kita akan melakukan uji coba dulu smart card di Jalan Agus Salim, Sabang. Mengenai rencana ini sudah diusulkan untuk dimasukan dalam RAPBD (Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) DKI Jakarta tahun anggaran 2009. Sekarang ini sedang dibahas di tingkat DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah)," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan (UPT) Perparkiran Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Saudur Simatupang, Kamis (6/11).

Saudur mengatakan, dalam sistem itu pengguna kendaraan bermotor tinggal membeli voucher kepada tukang parkir. Tukang parkir yang menggesek kartu tersebut pada alat yang sudah tersedia. Selanjutnya, pulsa voucher akan berkurang sesuai dengan penggunaannya. Kartu parkir sistem voucher isi ulang prabayar.

"Seperti kita menggunakan atm atau kartu kredit mirip voucher telepon genggam," ujar Suadur.

Pusat Informasi Kompas mencatat, Pemprov DKI telah memberlakukan sistem voucher parkir di Jalan Agus Salim pada tanggal 28 Mei tahun 2003. Selain Jalan itu, empat kawasan lainnya menjadi tempat uji coba sistem ini, yakni Jalan Boulevard Raya (Jakarta Utara), Jalan Gajah Mada (Jakarta Barat), Jalan Raden Patah (Jakarta Selatan), dan Jalan Jatinegara Timur (Jakarta Timur). Namun, sistem itu tidak bertahan lama karena dinilai tidak efektif. Pengguna kendaraan lebih banyak memilih membayar tunai dibandingkan menggunakan kartu itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau