Obama Umumkan Kepala Staf Gedung Putih

Kompas.com - 07/11/2008, 05:42 WIB

CHICAGO, KAMIS - Barack Obama mengumumkan, Kamis bahwa kawan sesama warga Chicago, Rahm Emanuel bakal menjadi kepala staf di Gedung Putih yang bakal ditempatinya. Katanya, "Tidak ada yang lain yang lebih baik yang saya ketahui untuk pekerjaan ini."

Ini adalah keputusan pertama yang dibuat Obama usai pemilihan presiden. Meski tidak hendak mengumumkan keputusan ini, akhirnya keluar juga omongan ini.

"Saya akan melakukan apa pun menyediakan segala yang dibutuhkan Amerika untuk berubah." ungkap Emanuel yang pernah menjadi pembantu bidang kebijakan politik di Gedung Putih semasa pemerintahan Clinton sebelum masuk Kongres.

Jabatan kepala staf merupakan jabatan penting. Orang yang ditunjuk akan bertindak sebagai salah satu penasihat terdekat bagi presiden dan secara khusus dapat memutuskan siapa yang akan memperoleh akses ke presiden, juga membangun kebijakan pemerintah.

Emanuel, seperti Obama, adalah orang Chicago yang dekat dengan Obama dan banyak dari kalangan dalamnya. Dalam perannya sebagai pemimpin komisi politik yang bertugas membantu Demokrat memperoleh kursi di Kongres, Emanuel dianggap sebagai pemain penting dalam pengambilalihan DPR AS 2006. Ia bertugas di komisi sangat berpengaruh yang menentukan kebijakan pajak.

Sejak itu, Emanuel telah menjabat sebagai Demokrat berpangkat paling tinggi keempat sebagai pemimpin kaukus partai. Emanuel adalah penasehat penting mantan presiden Bill Clinton dan paling belakangan sebagai perunding perundangan dana talangan Wall Stret 700 miliar dolar.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau