SAMARINDA — KPU Provinsi Kaltim menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Suara dan Penetapan Gubernur Kaltim di Ballroom Hotel Bumi Senyiur, Jumat (7/11) pukul 14.00 Wita. Untuk mengamankan jalannya rapat pleno rekapitulasi Pilgub Putaran Kedua, sedikitnya 452 personel polisi disiapkan beberapa tempat.
Kapoltabes Samarinda Kombespol Nasib Simbolon mengatakan, untuk pengamanan rapat pleno di Hotel Bumi Senyiur telah diturunkan 452 personel ditambah 42 personel dari pasukan Bakuda dan Gegana.
"Kurang lebih sekitar itu pengamanan dari kepolisian. Kita harapkan aman-aman saja dan tidak terjadi apa-apa," kata Simbolon, Kamis. Kali ini polisi tidak menyiapkan mobil watercanon di lokasi pelaksanaan rapat pleno.
Pengamanan rapat pleno rekapitulasi suara Pilgub Putaran II terbagi tiga ring. Di ring I sebanyak 32 personel Samapta disiapkan di sepanjang Jalan Diponegoro. Di pintu masuk Hotel Bumi Senyiur ditempatkan 104 polisi.
Penjagaan ketat juga dilakukan di pintu keluar dan pintu samping hotel dengan jumlah personel 135 orang, sedangkan penjagaan pintu belakang dekat Zona Pub 17 personel. Tepat di depan pintu masuk ballroom dijaga empat personel Samapta. "Pengamanan sesuai protap (prosedur tetap) saja," kata Simbolon.
Untuk pengamanan Ring II, Poltabes menempatkan 38 personel. Konsentrasi pengamanan ring II di halaman parkir hotel. Pintu masuk utama dijaga 21 personil. Sedangkan pengamanan di dalam ruang pleno disiapkan 12 petugas dari satuan Intel dan Samapta di setiap sudut ballroom.
Ketua KPU Provinsi Kaltim Masykur Melle menjelaskan, prosesi pelaksanaan rapat pleno, sebelum merekapitulasi, semua pengunjung dan undangan diminta menaati tata tertib rapat pleno terbuka.
"Saat acara berlangsung seluruh undangan diminta mematikan alat komunikasi (HP)," ungkap Masykur di sela-sela gladi kotor di Ballroom Hotel Bumi Senyiur, Kamis (6/11). Agenda rapat pleno, setelah selesai proses penghitungan suara langsung dilanjutkan dengan penetapan pasangan calon terpilih.
Anggota KPU Elvyani NH Gaffar menambahkan, KPUD berharap kepada pasangan Awang Faroek Ishak-Farid Wadjdy dan Achmad Amins-Hadi Mulyadi hadir dalam rapat pleno hari ini. "Kami berharap pasangan calon bisa hadir. Baik AFI maupun AHAD bisa hadir besok," ujar Elvyani.
Hingga kemarin, Elvyani mengaku belum bisa memastikan pasangan AHAD bisa hadir dalam rapat pleno rekapitulasi suara. "Selain pasangan calon, kami juga mengundang semua Muspida, dan anggota IT KPU Pusat untuk ikut menyaksikan jalannya pleno," katanya.
Amins ke Bali
Calon Gubernur Kaltim Achmad Amins kemungkinan besar tidak bisa mengadiri rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara, Jumat (7/11) ini. Saat dihubungi Kamis (6/11), Achmad Amins tengah berada di Bali, terkait tugasnya sebagai Walikota Samarinda menghadiri Sosialisasi Bantuan Asing. "Aku di Bali" begitu isi pesan singkat yang diterima wartawan Tribun Kaltim.
Menurut Plt Kabag Humas Pemkot Samarinda HM Faisal, Walikota Ahmad Amins berangkat ke Bali sejak Kamis (6/11). Kendati Achmad Amins kemungkinan tak bisa hadir, Cawagub Hadi Mulyadi berencana menghadiri rapat pleno. Saat dihubungi Hadi Mulyadi juga masih berada di Bali mengikuti Bimbingan Teknis DPRD Kaltim. Namun, Hadi berencana tiba di Samarinda sebelum pelaksanaan rapat pleno.
"Saya akan hadir karena diundang. Saya akan hadir sekaligus sebagai bentuk ucapan terima kasih saya kepada KPU, ucapan selamat kepada pemenang dan juga bentuk ucapan terima kasih kepada masyarakat Kaltim," kata Hadi Mulyadi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang