Pesawat Lion Air Tergelincir di Bandara Jalaluddin Gorontalo

Kompas.com - 07/11/2008, 17:25 WIB

GORONTALO, JUMAT - Sebuah pesawat MD 90 milik maskapai penerbangan Lion Air dengan nomor penerbangan LNI-793, Jumat (7/11) siang, tergelincir dari landasan pacu Bandara Jalaluddin, Gorontalo sebelum lepas landas. Roda depan pesawat yang membawa penumpang penuh yang berjumlah 167 orang tersebut terperosok ke luar landasan saat memutar sebelum terbang meninggalkan landasan.

"Ada tim yang menangani kerusakan, meskipun pesawat itu hingga kini masih layak terbang," ujar Kepala Bandara Jalaluddin, Nunung Triatmoko. Ia mengatakan pesawat dengan tujuan Gorontalo-Makassar tersebut hingga kini masih dalam tahap perbaikan. Ia menampik bahwa kecelakaan yang terjadi berulang kali di bandara tersebut diakibatkan oleh sempitnya landasan pacu.

Sementara ratusan penumpang yang semula akan berangkat pada pukul 12.20 WITA tersebut, terpaksa turun dari pesawat dan menunggu hingga pihak maskapai menetapkan jadwal keberangkatan yang baru. Sejumlah penumpang hingga berita ini diturunkan masih menunggu di bandara untuk meminta kepastian dari pihak bandara.

Sedangkan sebagian penumpang yang tidak difasilitasi menginap di hotel protes kepada pihak maskapai, karena merasa sangat dirugikan oleh penundaan keberangkatan tersebut. "Seharusnya semua menginap di hotel menunggu keberangkatan selanjutnya, tapi ini yang difasilitasi justru yang katanya rumahnya jauh atau alasan lainnya," ungkap Suyatno, salah seorang penumpang.

Sebelumnya, pada Juli 2007 Lion Air juga mengalami hal yang sama di Bandara Jalaluddin akibat terperosok pada tanah lembek di luar landasan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau