Mourinho: Inter Never Say Die

Kompas.com - 10/11/2008, 00:13 WIB

MILAN, SENIN - Pelatih Inter Milan, Jose Mourinho, bangga dan memuji timnya. Sebab, I Nerazzurri tak pernah merasa mati dan terus berjuang sampai detik penghabisan (never say die) demi mengejar kemenangan. Dan, itu dibuktikan saat mengalahkan Udinese 1-0, Minggu (9/11) di Stadion Giuseppe Meazza.

Dia juga memuji Julio Cruz yang tampil mengesankan. Dia kembali menentukan kemenangan Inter setelah mencetak gol di masa injury time lewat sundulannya. Sebelumnya, dia juga menentukan kemenangan Inter atas Reggina 3-2. Padahal, dia baru saja dimarahi Mourinho dan sempat tak dimasukkan ke dalam skuad dalam satu pertandingan.

"Permainan fantastis. Udinese merupakan tim yang baik. Mereka sangat berbahaya. Tapi, seingat saya mereka hanya memiliki satu tendangan ke gawang, meski memainkan tiga striker. Kami tampil lebih baik," katanya seusai pertandingan Inter lawan Udinese.

Hanya saja, lini belakang Inter Milan menyisakan persoalan. Selama ini, lini itu dinilai paling lemah, hingga Inter sering begitu mudah kemasukan. Lawan Reggina kemasukan dua gol dan di Liga Champions lawan Anorthosis kemasukan tiga gol.

"Pertahanan kami memang banyak dikritik, karena sudah kemasukan lima gol dalam dua pertandingan. Tapi, kami bermain fantastis hari ini. Kami terus berjuang sampai akhir untuk mencetak gol, meski gol baru terjadi di masa injury time. Yang pasti, tim saya menunjukkan karakter yang hebat," pujinya lagi.

Meski begitu, pelatih Udinesea Pasquale Marino mengatakan, timnya sebenarnya lebih berhak memenangkan pertandingan. "Memang menyedihkan, akhirnya kami kalah. Tapi, kami menunjukkan permainan yang makin matang. Kami meninggalkan Giuseppe Meazza dengan kepala tegak dan saya bangga atas permainan tim kami," kata Marino.

"Fabio Quagliarella bermain bagus dan saya puas denganc ara semua pemain ertanding. Saya tak menyesalkan absennya Antonio Di Natale, meski dia pemain penting. Tapi, mereka yang mengganti posisinya juga mampu mengemban tugas dengan baik," tambahnya. (CH4)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau