Robot Jepang vs Robot Indonesia

Kompas.com - 10/11/2008, 01:04 WIB

JAKARTA,SENIN - Sebanyak 12 robot berkompetisi dalam Indonesia-Japan Robot Contest(IJRC) 2008 di Pekan Raya Jakarta (PRJ) Jakarta, Minggu (11/9). Robot-robot yang bergerak otomatis tersebut harus secepat mungkin memadamkan api lilin dan menyelamatkan boneka bayi. Perlombaan yang menggunakan sistem setengah kompetisi ini akhirnya dimenangkan robot G-R dari Politeknik Elektronik Negri Surabaya.  

 

"Perlombaan ini setiap robot harus dapat mencari sendiri sumber api dan memadamkannya. Selain itu ada boneka bayi yang harus diselamatkan untuk bisa memperoleh absolute win ," kata Ketua Panitia IJRC Endra Pitowarno, saat lomba berlansung di hall D PRJ Kemayoran Jakarta, Minggu(9/11).  

 

Endra menjelaskan, para peserta merupakan yang terbaik dari hasil perlombaan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) 2008, Juni lalu. Sedangkan, dua peserta asal Jepang merupakan pilihan karena di Kumanoto National Colledge of Technology Japan dan Tokyo Institute of Technology Japan, Indonesia pernah menimba ilmu mengenai robot. Jika diibaratkan perlombaan ini seperti guru dan murid.  

 

Mengenai lomba, robot-robot akan saling diadu di sebuah arena berbentuk kotak yang telah disekat. Sekat tersebut saling memberikan jalan untuk dapat menuju lilin yang disediakan di titik tertentu. Dua buah boneka bayi berwujud tabung sebesar kaleng minuman diletakkan di titik yang berbeda. Selain memadamkan api, robot juga harus mampu mengangkat bayi dan membawa kembali ke titik awal tempat memulai perlombaan. Banyaknya api yang dimatikan dan kemampuan mengangkat bayi dan meletakkan di tempat aman menjadi indi kator kemenangan.  

 

"Jepang memang tempat kita belajar mengenai robot, tapi kini bisa dilihat kita sudah setara bahkan mampu menyaingi," tambah Endra.  

 

Berdasarkan pantauan di arena pertandingan, kontes robot yang merupakan rangkaian Indonesia-Jepang Expo 2008 memang menyuguhkan sebuah tontonan dan kompetisi yang berkualitas. Semua peserta menunjukkan kema mpuan terbaiknya dalam membuat robot, sulit untuk memprediksi siapa yang menang di setiap pertandingan. Suasana ketegangan juga terlihat dari antusias dan ekpresi penonton yang memenuhi hall D PRJ Kemayoran Jakarta.  

 

Hasil Kejuaraan

1. Robot G-R (Politeknik Elektronik Negeri Surabaya)

2. Robot Polbanbbot (Politeknik Negeri Bandung)

3. Robot The Denpa Final (Kumanoto National Colledge of Technology Japan)  

 

The Best Idea

1. Robot Yogyakarto (Universitas Gadjah Mada)  

 

The Best Inovation

1. Robot Tokyo-Tech-SSR (Tokyo Institute of Technology Japan)

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau