OXO Transformer, Bebas Polusi dan Mudah Parkir

Kompas.com - 10/11/2008, 07:59 WIB

Mobil listrik menjadi magnet raksasa bagi perancang mobil masa kini. Terutama mereka yang berpikiran futuristik. Dalam lomba rancang merancang mobil, mereka menuju satu arah yang sama” mobil listrik. Itulah yang diperlihatkan para finalis Peugeot Design Contest 2008 yang diadakan Peugeot bulan lalu di Prancis.

Dengan menggunakan tenaga listrik, para perancang mampu berkreasi dengan bebas. Mengeksploitasi seluruh kemampuannya untuk melahirkan karya terbaik, tidak hanya untuk diri sang perancang, juga bagi kehidupan manusia di masa yang akan datang.

Masalah Sama
Masalah yang dihadapi manusia moderen, terutama yang hidup di kota-kota besar temanya sama. Yaitu, lalu lintas yang makin macet karena jumlah kendaraan terus bertambah, semakin sulit mendapatkan lahan parkir, polusi dan tentu saja harga bahan bakar fosil yang tidak pasti. Tiba-tiba mahal sehingga memusingkan semua orang.

Latar belakang di atas itulah yang membuat Lou Ke dari China yang menggikuti Peugeot Design Contest ke-5 dan menydorkan kendaraan unik yang diberinya nama “OXO”. Hebatnya, OXO mampu bertransformasi, dari dimenis lebih jadi menciut atau ramping.

“Dirancang seperti ini agar mudah mendapatkan tempat parkir atau juga menyusuri jalanan yang sempit. Dimensinya bisa mengecil,” jelas lou tentang karyanya. Ditambahkan, ia tak pedulu kapan karyana ini akan diujudkan para industriawan.

“Apakah pada 20?" "30?" or "90?". Karena bentuk kendaraan ini lebih mirip “OXO” saya beri nama OXO. Sebuah mobil listrik,” jelas Lou dalam pengantar karyanya ini.

Jalan Menyamping
Mobil ini mirip sekali dengan mainan. Warnanya pun bernuansa muda. Namun yang pasti, naif dan bebas. “Anda bisa mengemudikan mobil ini tanpa harus belajar dulu,” lanjut Lou.

Dikatakannnya, mengemudikan mobil ini lebih mudah ketimbang main balap di komputer atau play station. Dengan bantuan telepon “Puegeot”, mobil ini bisa dikendalikan atau jalan sendiri. Sistem “X” menghemat ruang untuk parkir dan ketika melewati jalan sempit atau yang banyak keramaiannya. Kalau di tanah air, bisa jadi biasanya dekat pasar yang sebagian jalan telah direbut pedagangan kaki lima dan angkutan umum yang berhenti sesukanya.

Dengan motor listrik langsung dipasang di roda, mobil yang dilengkapi dengan kap ini bisa bergerak menyamping. Hal tersebut bisa dilakukan karena keempat rodanya, di samping berputar sesuai dengan arah putarannya, posisinya bisa berubah berdasarkan gerakan harisontal. Hasilnya, kalau di depan macet, mobil digeser ke samping. Dan tentu saja sangat membantu untuk parkir.

“Dengan teman yang gesit dan cerdik ini, anda dapat menjalani kehidupan masa depajn yang lebih baik,” komentar Lou tentang fitur karyanya.

Karya unik ini akhirnya diganjar dewan juri sebagai pemenang ke-3. Berarti, karya yang diakui inovatif. Bagi kita, di tengah kepusingan sebagian besar manusia menghadapi kondisi lalu lintas terkini, para perancang diam-diam berpikir mencari solusinya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau