PALANGKARAYA, SENIN — Insentif bagi guru di pedalaman Kalimantan Tengah ditambah dari sebelumnya Rp 1,5 juta menjadi Rp 3 juta per guru per tahun. Dari sekitar 30.000 guru di Kalimantan Tengah, sebanyak 6.000-an guru di antaranya berada di pedalaman.
Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Hardy Rampay, ditemui seusai upacara peringatan Hari Pahlawan di halaman Gubernuran Kalteng di Palangkaraya, Senin (10/11).
Hardy menuturkan, ditinjau dari rasio guru dan murid, tidak ada kekurangan guru di Kalteng. Problemnya, sebaran guru di Kalteng tidak merata, yakni kebanyakan terkonsentrasi di ibu kota provinsi, ibu kota kabupaten, dan ibu kota kecamatan. Akibatnya, sekolah di pedalaman seringkali kekurangan guru.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang