Lowongan Pegawai Negeri Daerah Dibuka, Jangan Percaya Calo

Kompas.com - 10/11/2008, 16:02 WIB

LAMONGAN, SENIN - Tahun ini Pemerintah Kabupaten Lamongan membuka lowongan calon pegawai negeri sipil terbuka untuk masyarakat Lamongan dan luar Lamongan. Alokasi CPNS dari jalur umum sebanyak 356 orang, 252 diantaranya untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidikan. Sekretaris Kabupaten Lamongan, Fadeli, Senin (10/11), mengatakan, alokasi formasi CPNS Kabupaten Lamongan tahun 2008 sebanyak 551 orang.

Alokasi CPNS untuk Kabuapaten Lamongan tersebut berdasarkan surat Menteri Negera Pendayagunaan Aparatur Negar Nomor B/197.F/.MPAN/8/2008 perihal persetujuan prinsip tambahan formasi CPNS Daerah (CPNSD) Kabupaten Lamongan tahun 2008 untuk pelamar umum, tenaga honorer dan Sekretaris Desa tahun 2008. Tahun ini Lamongan mendapat alokasi CPNSD sebanyak 551 orang, terdiri atas pelamar umum sejumlah 356 orang, 121 orang dari tenaga honorer dan 74 orang dari Sekretaris Desa.  

"Dari 356 CPNS lewat jalur pelamar umum dialokasikan untuk tenaga kesehatan 61 orang, tenaga teknis 42 orang. Adapun 252 orang dialokasikan untuk tenaga pendidikan terdiri dari guru SD 72 orang, guru SMP 64, guru SMA 55 dan guru SMK 61 orang," kata Fadeli .

Berdasar hasil rapat koordinasi kepegawaian se-Jawa Timur, perekrutan CPNSD Kabupaten Lamongan diumumkan 8-18 November 2008. Waktu pengumumannya cukup panjang agar calon peserta memiliki waktu untuk melengkapi berkasnya. Pengiriman aplikasi dan penelitian berkas lamaran 18-28 November 2008. Bagi masyarakat yang berminat bisa mengajukan surat lamaran, disertai amplop dan perangko balasan, salinan ijazah dan transkrip nilai yang sudah disahkan dan foto 3x4 hitam putih sebanyak empat lembar.

Pelamar tidak perlu melampirkan salinan kartu tanda penduduk, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), kartu pencari kerja AK1 atau Kartu Kuning. Bagi pelamar berusia diatas 35 tahun diharuskan melampirkan surat keterangan dari tempat bekerja sebelumnya.

Pelamar yang lolos persyaratan admnistrasi harus mengikuti ujian pada 10 Desember 2008. Materi tes tertulis meliputi tes pengetahuan umum yakni Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Pelamar juga mengikuti tes bakat akademik serta tes skala kematangan atau psikotest. "Saya mengimbau masyarakat agar tidak percaya calo yang mengaku-ngaku kenal dekat dengan Sekkab, Bupati maupun Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Asal syarat lengkap dan nilai testnya bagus, pasti diterima," katanya berpesan.

Kepala BKD Lamongan Bambang Kustiono menambahkan penetapan hasil kelulusan ujian diumumkan pada 15-20 Desember 2008. Untuk memudahkan pelamar, lamaran dikirimkan melalui Kantor Pos, dengan stempel pos 18 hingga 28 November 2008, di luar itu tidak akan diterima.

Aplikasi lamaran langsung diteliti kelengkapan berkasnya. Jawaban atas kelengkapan berkas dan nomor test dikirimkan via pos paling lambat dua hari sebelum hari pelaksanaan ujian yakni 8 Desember 2008. Contoh surat lamaran bisa dilihat di papan pengumuman di kantor Pemkab, Kantor Pos, Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan serta Rumah Sakit Daerah dr Soegiri Lamongan, dan 27 kantor kecamatan di Lamongan.

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau