SOLO, SENIN - Tim Persis Solo tetap menolak ikut Copa Indonesia (Copa Dji Sam Soe), meskipun ada tawaran dari Badan Liga Indonesia (BLI) bagi klub-klub yang menyatakan mundur dari kejuaraan ini ada perubahan jadwal pertandingan.
"Kesebelasan Persis tidak ikut Copa Dji Sam Soe bukan karena masalah jadwal, tetapi karena dananya yang tidak ada," kata Sekretaris Manajer Persis Abraham EWT, di Solo, Senin (10/11).
"Sekarang ini kami lebih berkonsentrasi pada Kompetisi Liga Divisi Utama dan dana yang ada itu juga untuk membiayai kompetisi tersebut, yang sekarang tengah berlangsung," tambahnya.
Untuk sekarang anak-anak sedang menyiapkan diri menghadapi lawannya Persibo Bojonegoro pada pertandingan tandang Rabu (12/11). Persis hanya akan membawa 18 pemain.
Lokasi pertandingan cukup menguntungkan tim tamu, sebab Persibo dijadwalkan menjamu Persis di luar kandangnya yakni di Stadion Gelora Delta Sidoharjo. Untuk itu, Moukwelle Ebwanga Sylvain beserta teman-temannya diharapkan bisa memetik poin penuh agar tidak menjadi juru kunci di klasmen sementara Grup Timur. Usai pertandingan, tim asuhan pelatih Eduard Tjong itu tidak langsung kembali ke Solo, tetapi meneruskan lawatannya untuk melawan Gresik United (GU), Minggu (16/11).
"Kami tidak pulang ke Solo dengan pertimbangan lebih murah transit di Sidoharjo, masalah pendanaan dan juga bisa hemat tenaga anak-anak yang bisa digunakan untuk latihan," kata Eduard Tjong. (ANT)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang